Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memastikan kesiapan operasional penuh dengqn layanan bongkar muat 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (24/7) di seluruh terminal, guna mengantisipasi lonjakan arus peti kemas sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah terkait pembatasan angkutan barang selama periode mudik baru-baru ini.
Langkah antisipasi diambil seiring meningkatnya aktivitas logistik nasional, khususnya di segmen domestik yang menunjukkan eskalasi signifikan.
Seperti di Terminal Petikemas 2 (TP2) Domestik, lonjakan aktivitas tercatat mencapai sekitar 37,5% dibandingkan minggu sebelumnya, didorong oleh peningkatan throughput dan frekuensi kunjungan kapal (vessel call) yang turut memengaruhi tingkat Yard Occupancy Ratio (YOR).
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa peningkatan arus peti kemas telah diantisipasi melalui penguatan sistem operasional yang terintegrasi dan responsif.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pengaturan pembatasan angkutan barang selama masa atau setelah mudik Lebaran. Untuk itu, IPC TPK memastikan layanan bongkar muat tetap berjalan optimal selama 24/7, dengan dukungan monitoring intensif serta kesiapan personel operasional di seluruh area terminal,” pungkasnya.
(Bayu Jagadsea/MN)






