Jakarta (Maritimnews) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memasuki fase baru. Tidak hanya soal penyederhanaan entitas usaha (streamlining), DANANTARA juga bakal merombak total pola karir sumber daya manusia (SDM) Pelindo.
Chief Operating Officer (COO) DANANTARA Dony Oskaria sekaligus Kepala BP BUMN menegaskan beberapa waktu lalu, bahwa transformasi Pelindo dimulai dari streamlining. Dimana langkah transformasinya dimulai dengan streamlining, kemudian masuk ke proses menata bisnis model.
Di tahap awal, Pelindo memangkas 17 entitas usaha dari 41 menjadi 24 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi. Disinilah langkah transformasi dimulai yang menjadi pintu masuk sebelum penataan model bisnis.
Tentu pemangkasan entitas berdampak langsung pada pola karir. Jabatan direksi dan komisaris yang sebelumnya menumpuk di anak-cucu usaha yang tumpang tindih, kini dirampingkan. Peluang karir yang sebelumnya terkotak di regional, kini terbuka secara nasional.
Strategic Holding ke Active Management
Perubahan paling fundamental adalah peralihan model corporate parenting. Jika sebelumnya Pelindo berperan sebagai strategic holding yang hanya memegang saham, kini di era DANANTARA perannya menjadi active management.
Holding mengambil peran langsung dalam operasional dengan pembagian yang jelas yakni Holding, Regional, Service Line, dan Entitas Usaha. Tentunya berikut konsekuensi, bahwa pola karir SDM tidak lagi bersifat kedaerahan, melainkan terstandar secara nasional dengan sistem rotasi dan promosi lintas regional.
Melalui platform Pelindo Karir, perusahaan menyiapkan tiga jalur; manajemen, teknis, dan pengembangan bisnis yang didukung pelatihan komprehensif dan program kepemimpinan masa depan. Kini Pelindo menargetkan terciptanya sistem digitalisasi yang seragam dan program development SDM yang standar di seluruh pelabuhan Indonesia.
Kabarnya upaya transformasi ini dipersiapkan sebagai fondasi menjelang penerapan Initial Public Offering (IPO) Pelindo di bawah portofolio DANANTARA, yang sejalan dengan visi Pelindo menjadi operator pelabuhan delapan besar dunia.
(Bayu Jagadsea/MN)






