Everything Under Control atau semua terkendali oleh Presiden Prabowo terkait kenaikan harga Minyak Dunia hingga 110 dollar Amerika dan melemahnya nilai tukar rupiah

Kami Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia menghimbau pada seluruh rakyat Indonesia khususnya seluruh Buruh di Pelabuhan Indonesia jangan panik dan terprovokasi akan Isu Isu menyesatkan yang dibangun oleh kelompok kelompok yang tidak menginginkan Kepemimpinan Presiden Prabowo untuk berpihak pada mayoritas rakyat Indonesia pada kelas menengah dan kecil

Banyak kelompok kelompok yang mencoba mengagalkan transformasi menuju Swasembada Pangan dan Enerji Indonesia serta membangun generasi masa depan Indonesia dengan program makan Bergizi Gratis yang sedang dilakukan Presiden Prabowo Subianto

Selain itu ada kelompok kelompok Koruptor yang ingin melakukan Perlawanan balik dan membuat kekacauan di masyarakat disaat Presiden Prabowo Subianto sedang berkerja dan mengendalikan dampak Situasi global akibat perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang menyebabkan naiknya harga Minyak Dunia hingga menyentuh 113 dollar per barrel dan Nilai Kurs Rupiah yang melewati 17 ribu per dollarnya

Menurut Kami bahwa keadaan ini semua dalam kontrol Presiden Prabowo dengan pengambilan kebijakan kebijakan yang hati hati dan disiplin serta mendahulukan kepentingan rakyat kecil

Perlu Kami jelaskan turunnya nilai kurs rupiah terhadap dollar merupakan phenomena biasa dalam pasar Keuangan Dunia yang berimbas pada Ekonomi Indonesia disaat adanya konflik di Timur Tengah atau guncangan politik global

Sebab Konflik tersebut memicu skenario “penghindaran risiko”, yang menyebabkan investor meninggalkan aset yang lebih berisiko dan bergegas mencari keamanan di mata uang dolar. Yang menyebabkan peningkat nilai kurs dollar karena tingginya permintaan Dollar di Pasar Keuangan

Kemudian Dengan harga minyak mentah Brent yang melebihi $100 per barel, dan terkadang mencapai $120, dolar telah menguat, karena harga energi yang lebih tinggi seringkali meningkatkan nilai mata uang US dollar

Terlepas dari tren umum yang menunjukkan kenaikan, beberapa Kami mencatat bahwa status dolar sebagai “aset aman” patut dipertanyakan baru-baru ini, yang berpotensi menyebabkan penurunan sementara dari nilai kurs mata uang US dollar

Kami jelaskan juga bahwa kenaikan nilai kurs US dollar justru akan menguntungkan Produk Produk ekspor Indonesia dan membuat kita lebih mengunakan Produk dalam negeri dibandingkan Produk Produk impor

Terkait aksi aksi penolakan program MBG oleh kelompok kelompok masyarakat tertentu juga patut dicurigai sebagai kelompok yang tidak menginginkan generasi masa depan Indonesia menjadi generasi yang cerdas

Selain itu kelompok kelompok Anti MBG merupakan kelompok yang tidak menginginkan tumbuhnya kesejahteraan di masyarakat pedesaan dan pinggiran Kota yang Telah banyak menerima dampak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bagi rakyat

Terkait perjanjian dagang Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat merupakan perjanjian yang justru bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi dan Industri di Indonesia dan pembelian Minyak dan LNG dari Amerika Serikat menjadi alternatif akibat tertutup jalur perdaganag Minyak dan LNG yang selama ini dibeli dari Kawasan konflik Timur Tengah

Kami Serukan pada seluruh Pekerja dan Buruh di Pelabuhan Indonesia jangan terprovokasi dan terus bekerja membangun Indonesia di bawah Kepemimpinan Prabowo Subianto.***

Penulis: Muhamad Riyadh
(Koordinator Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *