Jakarta (Maritimnews) – Perusahaan pelayaran Compagnie Maritime d’Affretement – Compagnie Generali Maritime (CMA-CGM) membuka kembali layanan ke Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain, Arab Saudi, dan UEA pada awal Maret 2026, setelah sempat terdampak situasi perang di Middle East/Timur Tengah.
Mengutip laman resmi CMA CGM, perusahaan pelayaran tersebut telah mempersiapkan solusi multimoda yang dirancang khusus bagi para pelanggan (impor) yakni,
– Koridor Jeddah: Kontrak darat berikut dari Jeddah dengan pengumpan CMA CGM atau truk ke Dammam, Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan UEA.
– Ke Khalifa dan Jebel Ali (kargo lokal): Kontrak darat berikut dari Khor Fakkan, Fujairah, atau Sohar.
– Ke negara-negara Teluk bagian atas: Kontrak darat berikut dari Khor Fakkan, Fujairah, atau Sohar ke Khalifa/Jebel Ali/Sharjah ditambah pengumpan CMA CGM ke Arab Saudi, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Irak.
Kemudian untuk layanan (ekspor) CMA CGM melayani dari Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain, Arab Saudi, UEA ke berbagai tujuan di seluruh dunia dengan solusi multimodanya sebagai berikut,
– Koridor Sohar: dari Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain; pengangkutan penghubung ke Khalifa ditambah layanan darat ke Sohar. Dari UEA (ekspor lokal): Layanan darat CMA CGM ke Sohar.
– Koridor Jeddah: Pengangkutan penghubung CMA CGM / Truk dari Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain, Dammam ditambah layanan darat ke Jeddah.
– Koridor Aqaba: Layanan darat CMA CGM dari Irak Selatan.
– Koridor Mersin: Layanan darat CMA CGM dari Irak Utara, atau dengan opsi pengangkutan niaga langsung dari pelabuhan Jeddah dan Sohar.
(Bayu Jagadsea/MN)






