Pulau Sangiang Dipenuhi Sampah, Sejumlah Relawan Galang Aksi
Jakarta (Maritimnews) – Sampah plastik merupakan salah satu masalah yang cukup besar dan menjadi salah satu ancaman bagi…
Jakarta (Maritimnews) – Sampah plastik merupakan salah satu masalah yang cukup besar dan menjadi salah satu ancaman bagi…
MN, Madrid – Real Madrid luncurkan jersey ketiga mereka untuk musim 2018/19, Senin (6/8) waktu setempat. Hal ini dijajaki Real Madrid…
Dana Perwalian Kemaritiman Indonesia itu menunjukkan dukungan dan kolaborasi yang kuat antara Indonesia dan komunitas internasional dalam menangani tantangan di laut dan daerah pesisir.
Berbagai proses daur ulang terhadap sampah plastik sudah menghasilkan produk-produk yang berguna, di antaranya adalah penerapan teknologi Plastaroad.
Indonesian Youth Marine Debris Summit (IYMDS) akan menjadi pertemuan istimewa yang diselenggarakan selama lima hari mulai dari tanggal 24 hingga 29 Oktober 2017 mendatang. Pertemuan ini diadakan untuk mengumpulkan 70 calon pemimpin dari berbagai penjuru nusantara berusia antara 18-25 tahun untuk diberikan pemahaman dan pengayaan secara mendalam mengenai sampah laut.
Kerusakan laut dan illegal fishing akan mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia karena Indonesia yang terdiri dari 17,000 pulau dengan 4,000 pulau berpenduduk dan memiliki 99,000 km garis pantai
Menko Luhut menyampaikan betapa seriusnya sampah plastik dan mikroplastik sebagai ancaman terbesar pada keberlangsungan laut dan keanekaragaman hayati pesisir.
PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) mengingatkan perlunya pemahaman akan Marine Pollution (Marpol) kepada setiap stakeholder maritim di Indonesia.
Saat mencemari laut, sampah plastik akan bertahan lama, bahkan saat terurai pun zat-zat pembentuknya menimbulkan racun bagi ekosistem laut.
Oleh: N.P. Purba (NOAA)* MNOL – Ada yang lebih penting dari bahasan tentang poros maritim saat ini, yaitu sampah…