kRI Surabaya-591
Maritimnews, Jakarta – Keberangkatan peserta Ekspedisi NKRI Papua Barat 2016 dilakukan menggunakan KRI Surabaya-591 dari dermaga Kolinlamil, Jakarta, (30/1/16). KRI jenis Landing Platform Dock (LPD) yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Wawan Tri Satya Atmajaya itu ditunjuk dalam misi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang merupakan program Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama Kopassus TNI AD.
Kapal yang berada dibawah binaan Satlinlamil Surabaya itu sudah tidak asing lagi dalam operasi-operasi serupa. Pada Agustus 2015 lalu, kapal ini telah melakukan pelayaran Kapal Pemuda Nusantara (KPN) dalam acara Sail Tomini 2015.
Ekspedisi NKRI ini telah menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu khususnya oleh kalangan mahasiswa dan umum, sehingga jumlah pendaftar yang dilakukan secara online mencapai 5.387 orang yang berasal dari seluruh tanah air. Para pendaftar yang bisa menjadi peserta Ekspedisi NKRI adalah peserta yang lolos dalam seleksi tahap I administrasi, dan seleksi tahap II berupa pemeriksaan kesehatan, test psikologi, wawancara, kesegaran jasmani, dan renang.
Peserta Ekspedisi NKRI Papua Barat dari sipil yang lolos seleksi sebanyak 221 orang terdiri dari peserta umum dengan beragam latar belakang OKP, Karang Taruna, Tagana, Pecinta Alam, PMI, Pramuka, KSR, Wanadri, dan mahasiswa dari 49 perguruan tinggi. Sedangkan personel Ekspedisi dari TNI dan Polri sebanyak 349 orang sehingga total keseluruhan peserta pusat 582 orang termasuk 12 orang perwakilan putra Papua Barat.
Seluruh peserta sebelumnya harus mengikuti pelatihan dan pembekalan selama 1 bulan di Pusdiklatpasus di Batujajar dan Situ Lembang Bandung Barat. Peserta lainnya yang terdiri dari Dinas-Dinas Pemda serta mahasiswa dan peserta TNI dan Polri dari wilayah Papua Barat akan bergabung setelah peserta pusat tiba di subkorwil masing-masing.
Untuk menjamin kualitas akademik dari kegiatan penelitian, Ekspedisi NKRI juga melibatkan 40 orang tenaga ahli dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian yang mendampingi peserta sejak seleksi, pembekalan, pelaksanaan, hingga pelaporan/evaluasi.
Kegiatan yang akan dilakukan pada Ekspedisi NKRI Papua Barat ini di antaranya bidang Penjelajahan, Kehutanan, Sosial Budaya, Geologi, Flora dan Fauna, Potensi Bencana dan Pengabdian Masyarakat yang akan tersebar di dalam 8 Subkorwil, meliputi Tambrau, Sorong, Sorong Selatan, Manokwari Selatan, Bintuni, Wondama, Fakfak, dan Kaimana.
Potensi sumber daya alam, budaya dan sosial di wilayah Indonesia yang masih banyak belum dimanfaatkan secara maksimal khususnya di daerah terpencil dan terisolir. Sangat tidak diharapkan apabila pihak asing lebih banyak tahu sumber daya alam Indonesia dari pada kita sendiri. Melalui Ekspedisi NKRI kita akan mendata dan menemukan sumber daya alam yang sebesar–besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Ekspedisi NKRI adalah bentuk pengabdian TNI-AD bersama Kemenko PMK melalui kegiatan penjelajahan, penelitian, dan pengabdian masyarakat serta menjadi wahana silaturahmi nasional bagi seluruh komponen anak bangsa
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…