Gubernur AAL Lepas Keberangkatan Lattek Taruna AAL

Foto: Keberangkatan Taruna AAL di KRI John Lie-358 (Bagpen AAL)

 

Maritimnews, Surabaya – Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme perwira lulusan AAL, institusi  AAL senantiasa memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada taruna sesuai dengan tuntutan penugasan awal di KRI/Pendirat dan pasukan serta mampu mengembangkan pribadi sebagai kader pemimpin TNI/TNI AL. Salah satu upaya untuk merealisasikan harapan tersebut adalah dengan melaksanakan Lattek magang KRI dan Lattek pasukan.

Demikian sambutan tertulis Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur I.C Lelono, S.E., yang dibacakan Wagub AAL Laksma TNI R. Edi Surjanto, S.E., M.M., dalam acara pembekalan kepada 90 Taruna AAL tingkat IV angkatan ke-61 di Gedung Salahutu, AAL, Bumimoro, Surabaya (12/2).Taruna Korps Pelaut, Teknik, Elektro dan Suplai akan melaksanakan Lattek magang di tiga Kapal Perang RI jajaran Koarmatim sedangkan Taruna Korps Marinir  akan Lattek pasukan di Yonif-1 Marinir, Yonif-3 Marinir dan Yonif-5 Marinir yang merupakan jajaran Pasmar-I.

Keberangkatan Taruna AAL untuk melaksanakan Lattek ditinjau secara langsung oleh Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur I.C Lelono, S.E., yang didampingi oleh Danmen AAL Kolonel Laut (S) Dr. Ivan Yulivan, S.E., M.M., beserta para Perwira Staf Resimen AAL di Lapangan Samber Galang, AAL, Bumimoro, Surabaya (13/2) .

Dalam sambutannya, Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur I.C Lelono, S.E.,  meminta agar seluruh Taruna melaksanakan Lattek ini dengan serius dan sungguh-sungguh sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan profesi. Sedangkan kepada pimpinan latihan beserta staf, Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Guntur I.C Lelono, S.E., menginstruksikan agar melaksanakan  tugas ini dengan sebaik-baiknya. “Kendalikan dan bimbing para taruna berikut pelibatan dalam segenap kegiatan,” tegasnya.

Lattek magang KRI bertujuan untuk mempraktekkan pelajaran teori yang telah diterima di kelas, melaksanakan tugas sebagai asisten kepala divisi di Departemen Operasi, Mesin, Elektronika dan Logistik KRI dalam mendukung kegiatan operasi laut serta melaksanakan tugas sebagai asisten perwira jaga laut dan darat sesuai korps masing-masing. Sedangkan Lattek pasukan bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dan ketrampilan Taruna tingkat IV Koprs Marinir agar dapat melaksanakan tugas-tugas sebagai Komandan Peleton Senapan Marinir dengan baik dan benar.

Rencananya, Lattek Magang Taruna AAL tingkat IV Korps Pelaut, Korps Teknik, Korps Elektronika, dan Korps Suplai akan dilaksanakan di tiga KRI jajaran Koarmatim, yaitu KRI John Lie-358 jenis MLRF (Multi Role Light Fregat), KRI Diponegoro-365 dan KRI Frans Kaisiepo-368 jenis Sigma (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) Class. Ketiga kapal perang tersebut merupakan deretan sejumlah kapal perang terbaru dan tercanggih yang dimiliki TNI AL. Dengan demikian, Taruna AAL akan mengaplikasikan teori yang telah diterima dan dipelajari di kelas, selanjutnya dipraktekkan di tipe kapal perang TNI AL tersebut. Sedangkan Taruna AAL tingkat IV Korps Marinir rencananya akan melaksanakan Lattek Pasukan di Pasmar 1 Marinir selama satu bulan, yaitu di Yonif 1 Marinir, Yonif 3 Marinir, dan Yonif 5 Marinir.

 

 

Adityo Nugroho

Redaktur Maritimnews.com Penulis Kajian Kemaritiman Indonesia

Share
Published by
Adityo Nugroho

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

1 day ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

2 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

2 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

7 days ago