Categories: GeopolitikSDM Maritim

Masalah Maritim Jadi Prioritas dalam Leadership Forum Welcoming Alumni LPDP 2016

 

Maritimnews, Jakarta – Leadership Forum adalah salah satu rangkaian acara tahunan welcoming alumni yang diselenggarakan oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Dalam forum ini mempertemukan alumni dari penerima beasiswa pendidikan Indonesia (awardee) LPDP dengan beberapa kepala daerah di Indonesia dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan di daerah.

Dalam acara yang berlangsung pada Minggu 31/1/16 lalu di Hotel Borobudur Jakarta itu terdapat 13 cluster dengan format roundtable discussion. Bidang Kemaritiman adalah salah satu cluster yang diprioritaskan dalam forum tersebut. Perwakilan kepala daerah yang hadir adalah Sekretaris daerah kota Ambon, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintahan Kalimantan Selatan, Dinas Perikanan Bandung Barat, dan PJ Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti.

Diskusi terbagi menjadi 3 sesi, yakni pertama sesi pemaparan ide-ide dan inovasi teknologi yang akan diusulkan oleh alumni dan awardee LPDP seperti peningkatan kualitas kapal nelayan, fasilitas pendinginan ikan kapal nelayan, alat pemanggil ikan menggunakan sonar, kearifan lokal wisata bahari, peningkatan ekonomi perikanan darat, evaluasi pelabuhan penunjang tol laut, dan kajian energi terbarukan.

Sesi kedua adalah sesi pemaparan masing masing kepala daerah mengenai permasalahan di bidang maritim pada daerahnya mulai dari permasalahan perikanan laut dan darat, konflik wisata bahari dengan swasta,  sampai dengan perencanaan pelabuhan terapung untuk daerah terpencil. Sesi diskusi diakhiri dengan kesimpulan dan masukan dari kepala daerah untuk alumni dan awardee agar dapat berkontribusi dan membuka kesempatan untuk bekerja sama untuk membantu Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Turut hadir juga Deputi Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bidang Pengembangan Regional  Dr. Arifin Rudiyanto yang memberikan pengarahan awal dalam diskusi di kemaritiman. Menurutnya, ada 7 langkah yang harus ditingkatkan dalam mengawal pembangunan Indonesia dalam visi poros maritim dunia.

“Langkah-langkah yang harus kita lakukan yakni pengembanan yurisdiksi wilayah laut, sumber yang ada di dalam laut, nilai tambah produk, kerangka ekonomi dan kebijakan fiskal, jaga wilayah dari illegal fishing, jaga konservasi laut kita, dan maksimalkan pelayaran rakyat,” ujar Arifin.

7 Langkah masalah kemaritiman itu pula yang seharusnya menjadi titik pembahasan dalam kegiatan ini. Ke depan seluruh peserta diskusi tinggal mengawal dan mengevaluasi perjalanan program tersebut. Acara itu kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama dari seluruh pesera.

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

12 hours ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

1 day ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

2 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

3 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

4 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

6 days ago