Categories: Alutsista

Anoa Amfibi, Masa Depan Poros Maritim Indonesia

Maritimnews, Jakarta – Pemerintah terus menujukan keseriusannya untuk menjadikan Indoensia sebagai poros maritim dunia. Hal ini ditunjukan dengan pembangunan dan pengembangan Alat Utama Sistem Pertahanan (Alutsista) yang berkaitan dengan program tersebut.

Dari sekian banyak alutsista pendukung poros maritim dunia yang sedang dikembangkan oleh pemerintah, ada satu model alutsista yang cukup mencuri perhatian banyak pihak, yaitu model alutsista armada tempur amfibi. Jenis yang sedang dikembangkan serius oleh pemerintah saat ini adalah kendaraan tempur berjenis panser amfibi bernama Anoa Amfibi .

Anoa Amfibi dikembangkan oleh PT. Pindad sebagai jawaban atas kebutuhan strategis kendaraan tempur yang mampu mengangkut personil serta tangguh dan lincah di darat maupun di air. Kendaraan tempur ini pada dasarnya merupakan pengembangan dari panser Anoa yang telah ada sebelumnya. Meski baru berupa prototype akan tetapi Anoa Amfibi ini telah beberapa kali unjuk kebolehan di depan khalayak ramai. Ke depannya, kendaraan tempur ini akan menjadi solusi bagi penyediaan pemenuhan kebutuhan strategis pertahanan Indonesia.

Meski merupakan pengembangan dari kendaraan tempur yang telah ada sebelumnya, tetapi PT. Pindad tidak main – main dalam mengembangan kendaraan tempur jenis ini. PT. Pindad mencoba terus memaksimal kemampuan kendaraan tempur ini seoptimal mungkin. Hal ini terlihat dari beberapa modifikasi yang membedakan jenis ini dengan kendaraan pendahulunya, seperti perubahan desain bagian hidung (depan) yang dibuat lebih mancung seperti bagian depan kapal, penambahan alat pemecah /penahan ombak atau gelombang pada bagian depan kendaraan, serta untuk memperkuat daya kedap ditambahkan juga penutup (hatch) pada komandan, supir, dan dua gunners di bagian belakang yang dibuat cembung.

Selain itu, ditambahkan juga dua buah propeller besar yang terletak di bagian belakang kendaraan tempur ini. Penambahan terkahir inilah yang benar – benar mengesankan bahwa varian Anoa ini adalah sebuah kendaran tempur amfibi. Dengan dua water propeller tersebut Anoa Amfibi mampu melaju lebih cepat, berputar 360 derajat, hingga kemampuan mengerem dan mundur di air. Hal ini telah diuji dan dibuktikan di atas Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat pada Desember 2015 yang lalu di hadapan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu.

Untuk bisa digunakan secara penuh, Amfibi Anoa masih harus menjalani beberapa rangkaian tahap pengujian lagi. Tentunya kita sebagai rakyat Indonesia berharap, Anoa Amfibi mampu melalui serangkaian pengujian tersebut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pasca HoA, Pelindo Godok Draf Kerja Sama PINP

Jakarta (Maritimnews) - Pasca launching Pelindo Indonesia Network Pendulum (PINP) dan menandatangani Heads of Agreement…

12 hours ago

Pelindo Regional 4 Kunjungi KPPU Makassar, Perkuat Persaingan Sehat Jasa Kepelabuhanan

Makassar (Maritimnews) – PT Pelindo (Persero) Regional 4 mengunjungi kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)…

1 day ago

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

4 days ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

5 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

2 weeks ago