Categories: Pelabuhan

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area Dermaga Internasional TPS sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan pekerja menghadapi potensi risiko operasional akibat cuaca ekstrem, khususnya angin kencang yang umum terjadi selama musim penghujan.

Drill ini dirancang untuk menguji efektivitas koordinasi, komunikasi dan respons seluruh personel dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat di area dermaga.

Dalam pelaksanaannya, Senior Manager Pengelolaan Operasi TPS, Didik Kurniawan menjelaskan, TPS mensimulasikan sejumlah kondisi yang berpotensi terjadi saat operasional berlangsung, antara lain penghentian kegiatan bongkar muat akibat kecepatan angin yang melampaui batas aman operasional crane, petikemas yang bergoyang karena hembusan angin, pekerja yang terpapar angin kencang di area dermaga, material atau peralatan yang terbawa angin, hingga kondisi cuaca buruk yang disertai hujan lebat dan menurunnya visibilitas.

Selain itu, drill juga menguji efektivitas jalur komunikasi darurat apabila terjadi gangguan pada sarana komunikasi utama.
Kegiatan ini melibatkan unsur operasional lintas fungsi, mulai dari operator alat, petugas layanan dermaga, tenaga kerja bongkar muat (TKBM), hingga jajaran manajemen operasional dan HSSE.

Setiap skenario dirancang untuk memastikan seluruh personel memahami peran, tanggung jawab, serta alur eskalasi yang harus dijalankan ketika terjadi kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.

Didik Kurniawan menegaskan, bahwa kesiapan menghadapi angin kencang menjadi aspek penting dalam menjaga keselamatan pekerja dan kelancaran operasional terminal, terutama memasuki periode musim penghujan.

“Memasuki musim penghujan, seluruh pekerja harus semakin fokus dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya angin kencang di area operasional. Melalui kegiatan drill ini, kami ingin memastikan setiap pekerja memahami risiko yang mungkin timbul, mengetahui langkah yang harus dilakukan, serta mampu merespons situasi dengan cepat dan tepat sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional TPS,” ujar Didik.

Menurut Didik, latihan yang dilakukan secara berkala merupakan bagian dari budaya keselamatan perusahaan untuk memastikan seluruh insan TPS selalu siap menghadapi berbagai kondisi darurat. Kesiapan personel dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi kunci dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja maupun gangguan operasional akibat faktor cuaca.

Melalui pelaksanaan Safety Drill Angin Kencang ini, TPS berharap dapat terus memperkuat kompetensi dan kesadaran keselamatan para pekerja sehingga operasional terminal tetap berlangsung secara aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa.

(Bayu/humtps)

Bayu

Jurnalis Maritimnews.com

Share
Published by
Bayu

Recent Posts

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

9 hours ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

12 hours ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

2 days ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

2 days ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

3 days ago