Jalankan Misi Kemanusiaan, Letkol Laut (P) Salim akan Pimpin Delegasi RI Berangkat Menuju Fiji

Badai Winston di Fiji

MNOL, Jakarta – Topan Winston yang menghantam Kepulauan Fiji beberapa waktu lalu telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur, rumah dan berbagai bangunan serta memutus jaringan listrik, dan air.  Praktis, 80 % penduduk Fiji yang tinggal di Pulau Koro dan Viti Levu diungsikan ke penampungan sementara di pulau terdekat, yakni Pulau Vanua Levu.

Pemerintah Fiji memerlukan bantuan untuk penanganan rehabilitasi-rekonstruksi infrastruktur, fasilitas publik yang meliputi kesehatan, WASH/water, sanitation and hygene, pendidikan, rumah dan bangunan layanan publik dan revitalisasi livelihood.

Indonesia sebagai negara besar terpanggil dalam misi kemanusiaan guna membantu rakyat Fiji yang kini berlaku status Darurat Nasional. Kebutuhan untuk pemulihan kerusakan itu ditaksir mencapai US$ 38,6 juta dan banyak SDM untuk memperbaiki berbagai instalasi yang rusak.

“Sesuai instruksi Presiden RI kepada Menko Polhukam agar Indonesia menjajaki pemberian bantuan berupa uang Cash dan penugasan pasukan Zeni TNI-AD berkekuatan satu kompi, untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada Fiji pasca bencana,” ujar Staf Asops Panglima TNI Letkol Laut (P) Salim yang akan diberangkatkan ke sana guna memimpin delegasi RI.

Menindak lanjuti perintah presiden tersebut, Mabes TNI memerintahkan Letkol Laut (P) Salim sebagai ketua tim delegasi, beserta Danyon Zipur 9/1 Kostrad, Mayor CZI Abdillah Arif beserta stafnya akan berangkat menuju Port Vila dan Suva, lokasi bencana di Fiji.

Tim itu rencananya akan melaksanakan pendataan asesmen dan inisiasi terkait bentuk proyek bantuan yang akan dilaksanakan oleh RI. Delegasi ini juga diikuti oleh personel Kemenko Polhukam dan Kemlu. Selanjutnya, para delegasi akan melaksanakan tugas pendataan dan survey awal tentang kondisi geografis daerah pasca bencana serta kebutuhan-kebutuhan yang digunakan oleh tim guna memperlancar proses bantuan kemanusiaan nantinya.

“Operasi bantuan kemanusiaan ini merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam konteks Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di mana bangsa Indonesia merupakan bagian dari bangsa-bangsa di dunia wajib untuk saling membantu dan memiliki komitmen,” tandas lulusan AAL tahun 1995 tersebut.

Masih kata Salim, bantuan RI bagi rakyat Fiji ini juga sebagai menjaga momentum realisasi solidaritas RI sebagai bagian dari Pasifik. Oleh karenanya TNI beserta kementerian/kelembagaan melaksanakan kerja sama yang baik dalam melaksanakan instruksi dari presiden.

“Sepanjang sejarah negara ini berdiri, kita tidak pernah menutup mata terhadap misi kemanusiaan yang melanda negara-negara lain,” ungkapnya.

Di awal kemerdekaan, Indonesia tercatat sudah memberikan bantuan beras kepada India yang saat itu dilanda kelaparan. Kendati Indonesia juga dalam kondisi yang membutuhkan saat itu akan tetapi nuansa saling berbagi dalam semangat Pembukaan UUD 1945 telah ditunjukan oleh para founding fathers.

Urgensi Kekuatan Maritim

Berkaitan dengan bagaimana deploy pasukan ke Fiji, Pamen TNI AL yang rajin menulis buku itu menuturkan pentingnya membentuk Indonesia dengan kekuatan maritimnya serta bagaimana mengaplikasikan konsep tersebut.

“Dalam momentum ini kekuatan maritim kita dalam wujud poros maritim dunia sedang diuji dalam perencanaannya dan dalam pembentukan struktur organisasi mulai dari satgas sebagai wadah kerja sama antar kementerian dan kelembagaan terkait sampai dengan operational order yang memuat panduannya,” terang Salim.

Lebih lanjut, tambah pria kelahiran Surabaya 44 tahun silam itu, essensi dari negara poros maritim ialah adanya semangat gotong royong yang mengikis habis ego sektoral di antara instansi/lembaga yang terlibat dalam suatu misi. Di mana semangat tersebut juga tidak melihat sekat antara militer dan sipil beserta arogansi lainnya.

“Pentingnya sinergitas baik instansi militer maupun sipil akan terwujud dan telah bekerja sama dengan baik merupakan salah satu cerminan dari konsep maritime power dalam misi Humanitarian Aid and Disaster Relief,” pungkasnya. (TAN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Bank Mandiri Siap Dukung Infrastruktur Pelindo di Indonesia Timur

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…

15 hours ago

Triwulan I 2026, IPC TPK Panjang Tumbuh 2,06%

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…

19 hours ago

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

2 days ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

5 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

6 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

6 days ago