Categories: GeopolitikHLTerbaru

Laksda TNI Surya Wiranto Luncurkan Buku Bertajuk Resolusi Konflik LTS

 

MNOL, Jakarta – Staf Ahli Bidang Wilayah dan Pembangunan Daerah Kemenko Polhukam, Laksda TNI Surya Wiranto akan luncurkan buku berjudul “Resolusi Konflik Menghadapi Sengketa Laut Tiongkok Selatan” di Ruang Singosari, Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (25/3/16). Rencananya, mantan Menko Polhukam Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, Guru Besar UI Prof. Hikmahanto Juwana dan Peneliti Utama BIG, Prof. Ir. Sobar Sutisna akan bertindak sebagai pembedah buku dalam acara peluncuran buku tersebut.

Buku yang merupakan hasil disertasi lulusan terbaik AAL tahun 1982 itu, mengulas bagaimana strategi Indonesia dalam menghadapi konflik Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang melibatkan beberapa negara seperti Tiongkok, Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam dan Taiwan. Kendati Indonesia bukan negara yang terlibat dalam konflik itu, tetapi Indonesia memiliki kepentingan nasional berupa ZEE dan Landas Kontinen di sana.

Sehingga peranannya dianggap sangat penting dalam mewujudkan stabilitas kawasan. Karena, hal tersebut sejatinya merupakan amanat konstitusi yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Buku yang ditulis oleh Laksda TNI Surya Wiranto ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, baik hukum internasional maupun nasional. Selain itu juga menggunakan pendekatan konseptual dan sejarah.

Sedangkan applied theory yang digunakan lebih kepada teori resolusi konflik guna menelaah negara-negara pengklaim dalam konflik LTS yang masih menggunakan teori hukum dan sejarahnya masing-masing. Kemudian di akhir buku ini diulas bagaimana sikap Indonesia sebagai honest peace maker terkait konflik tersebut.

Di samping itu, Laksda TNI Surya Wiranto juga mengemukakan sikap tegas Indonesia terhadap Nine Dashed Line Tiongkok, agar diperoleh kepastian hukum dalam batas wilayah maritim Indonesia di LTS.

Jalannya diskusi nanti akan dibahas juga masalah-masalah terkini terkait insiden intervensi Coast Guard Tiongkok dalam pemberantasan IUU Fishing di Indonesia. Di mana fenomena tersebut menjadi trending topic di berbagai media nasional sepekan terakhir. (TAN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

9 hours ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

2 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

2 days ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

3 days ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

3 days ago

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

5 days ago