Dansatgas Maritim TNI Konga: Prestasi yang Ditoreh tetap Menjadikan kita Prajurit ‘Handap Asor’

MNOL, Lebanon – Komanadan KRI Bung Tomo-357 yang juga merupakan Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda (Konga) Kolonel Laut (P) Yayan sofiyan menyatakan dengan berbagai prestasi yang ditoreh oleh KRI Bung Tomo-357 tetap menjadikan kita sebagai Prajurit TNI yang ‘Handap Asor’. Istilah tersebut memaknakan sebagai seorang prajurit yang tidak menunjukan kesombongan, dan tetap rendah diri.

“Berbagai medali penghargaan yang tersemat di dada kita saat ini dari berbagai negara maupun PBB jangan membuat kita puas, tetaplah sesuai jati diri kita sebagai prajurit TNI yang “Handap Asor, tidak menunjukan kesombongan, justru dengan demikian orang lain akan semakin menghormati dengan kredibilitas yang kita miliki,” tandas Yayan saat menyampaikan evaluasi tempur usai latihan latihan gabungan Maritime Task Force di Laut Mediterania, (31/5/16).

Dalam latihan itu, KRI Bung Tomo-357 ditunjuk oleh MTF Commanders Rear Admiral Claudio Henrique Mello De Almeida, sebagai pimpinan latihan yang mengkoordinasi kapal perang Brasil (BRS Independencia), Jerman (FGS Braunschweig) serta Bangladesh (BNS Ali Haider dan BNS Nirmul).

Di hadapan seluruh Prajurit Satgas Maritim TNI Konga XXVIII H Unifil Lebanon, lulusan AAL tahun 1993 itu mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan YME atas kepercayaan yang diemban oleh KRI Bung Tomo-357.

“Kita wajib bersyukur ditunjuk untuk memimpin latihan ini, suatu kepercayaan yang besar terhadap profesionalitas kita, momentum tersebut sebagai salah satu keberhasilan yang kita laksanakan di mana terbangunnya percaya diri sejajar dengan Angkatan Laut modern lainnya,” ucapnya.

Selanjutnya, mantan Komandan KRI Frans Kaisiepo ini menjelaskan bahwa keberhasilan misi diplomasi Angkatan Laut yang dilaksanakan ini untuk membangun mindset bangsa lain terhadap negara kita.

Karena, sejatinya hal tersebut merupakan bagian dalam membangun visi pemerintah poros maritim dunia dan visi pimpinan TNI AL, untuk membangun World Class Navy.

“Kita patut berbangga namun tetap kita tunjukan kesantunan kita. ini semua akan berdampak sangat strategis dalam membangun kepercayaan dunia internasional terhadap TNI khususnya TNI Angkatan Laut,” bebernya.

Dalam evaluasi tersebut, tidak bosannya, Yayan terus memompa semangat anak buahnya agar tidak kendur semangatnya hingga tugas sebagai Satgas Maritim TNI Konga berakhir.

Kepulangannya ke tanah air sekitar 3 bulan mendatang akan membawa kebanggaan yang luar biasa di pundak Prajurit Prajurit Satgas Maritim TNI Konga XXVIII H Unifil Lebanon. Tidak terbayangkan rasa mereka nanti saat momentum penyambutan dari pimpinan TNI dan sanak keluarga di dermaga Tanjung Priok.

“Dalam Ekspedisionary (pengembaraan –red) kita di luar negeri ini, TNI AL mengemban misi diplomasi untuk mendukung kebijakan luar negeri pemerintah Indonesia dan hal tersebut sudah kita laksanakan dengan baik,” pungkas Yayan. (Tan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *