Pelabuhan di Indonesia Timur Alami Kenaikan Penumpang
Suasana Penumpang Kapal di Pelabuhan Manokwari. (Foto: cahayapapua)
Suasana Penumpang Kapal di Pelabuhan Manokwari. (Foto: cahayapapua)

MNOL, Manokwari – Pelabuhan Manokwari mengalami kenaikan penumpang turun hingga 1000 persen. Pasalnya, tahun lalu penumpang turun di pelabuhan ini terdata 63 penumpang, sementara tahun ini 754 penumpang.

Lonjakan kenaikan juga terjadi di Pelabuhan Biak yang naik sebesar 91,18 persen. Dimana, pada tahun lalu ada 68 penumpang dan tahun ini 130 penumpang.

Kemudian, Pelabuhan Bau-bau yang mengalami peningkatan 87,39 persen. Data memperlihatkan, penumpang naik tahun lalu sebanyak 579 penumpang, sementara tahun ini 1.085 penumpang.

Hal itu sebagaimana laporan Ketua Posko Harian Angkutan Laut Lebaran 2016 Brenhard di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Sabtu (9/7).

Menurut Brenhard, lonjakan ini naik secara signifikan. Bayangkan saja di Pelabuhan Manokwari, Papua, pada tahun lalu jumlah penumpang yang berangkat dari pelabuhan tersebut berjumlah 10 penumpang dan sekarang 959 orang atau 9.490 persen.

Lalu di Pelabuhan Ambon sebesar 867 atau meningkat 366,13 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 186 penumpang.

Data lonjakan tersebut didapat dari 37 pelabuhan yang menyerahkan laporan jumlah penumpang naik dan turun di seluruh Indonesia. Total keseluruhan sebanyak 52 pelabuhan yang dipantau Posko Angkutan Laut.

Sebanyak 15 pelabuhan belum melaporkan data penumpang naik dan turun. Diantaranya adalah pelabuhan Kendari, Merauke, Namlea, Nunukan, Palembang, Pantolan, Parepare, Pekanbaru, Sei Kolak Kijang, Siwa, Tanjung Balai Asahan, Tanjung Perak, Tanjung Pinang, Tarakan, Ternate. (RM/MN)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *