
MNOL, Jakarta – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-52, memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan 150 janda dan lansia (lanjut usia) di sekitar Kelurahan Kebon Bawang Jakarta Utara. Pemberian santunan yang juga dalam rangka hari Raya Idul Fitri1437 H itu sebagai bentuk kepedulian BKI terhadap anak-anak yatim, janda dan lansia yang berada di lingkungan sekitar BKI.
Hal itu juga sebagaimana upaya dalam mencontoh tauladan umat muslim, Nabi Muhammad SAW, sekaligus upaya BKI untuk menjadi lebih baik dan lebih berkah untuk negeri.
“Kita berharap semoga dengan pemberian santunan ini, anak-anak yatim, janda dan lansia dapat berbahagia pula pada hari raya Idul Fitri 1437 H nanti,” ujar Direktur Utama BKI, Rudiyanto, dalam sambutannya sesaat sebelum berbuka puasa bersama anak yatim, Kamis (30/06) di Kantor Pusat BKI, Jl Yos Sudarso No 38-40 T.Priok Jakarta Utara 14320.
Kemudian dia menyerahkan santunan kepada 5 anak yatim secara simbolis, sembari memberikan santunan. Pria asal Cirebon itu juga menyapa anak-anak yatim, janda dan lansia dengan ramah.
“Semoga keberkahan atas PT BKI berkat doa yang diberikan anak yatim, janda dan lansia. Semoga ke depan BKI semakin lebih baik,” imbuhnya.
Anak-anak yatim, janda dan lansia tampak begitu bahagia sekaligus senang. Hal itu terlihat dari perilaku mereka yang sopan dan tertib dalam pemeberian santunan itu.
Selanjutnya, dalam acara yang dirangkai dengan buka puasa bersama anak yatim itu, juga dihadiri oleh KH. Sulaeman Z. W, Pengurus MUI Bekasi, yang telah menyampaikan tausyah-nya. Dia berpesan hikmah bulan Puasa yang begitu banyak faedahnya, salah satunya ialah menahan segala hawa nafsu yang mengekang perilaku seseorang agar tetap berada dalam kondisi yang taat kepada Allah Swt.
Selain itu, Sulaeman juga menyatakan dengan menyantuni anak anak yatim merupakan sebagai salah satu bentuk wujud kedekatan kita kepada Allah Swt dan bukti nyata kepedulian yang mendalam secara kemanusiaan.
Tidak hanya itu, BKI ikut berpartisipasi dalam kegiatan Safari BUMN dengan menggelar Pasar Murah di dua tempat, yakni Cirebon yang ditangani oleh BKI Cabang Cirebon dan Pasar Murah Cilegon, yang ditangani oleh BKI Cabang Banten. Acara itu telah dihadiri oleh Direktur Keuangan BKI, Timbul Tambunan.
Kedua kegiatan yang digelar secara bersamaan itu, pada 24 Juni 2016 lalu, telah membagikan 1000 sembako murah kepada Masyarakat sekitar kedua kota itu. Kegiatan ini menggunakan dana PKBL (Program Kemitraan & Bina Lingkungan) dari PT BKI.
Ini membuktikan hadirnya BKI untuk negeri sebagai sebuah bentuk dedikasi dan bukti nyata BUMN ini sebagai badan klasifikasi milik Bangsa Indonesia satu-satunya hadir untuk negeri.
PT BKI adalah BUMN bidang jasa survey yang mendapat penugasan dari Pemerintah RI untuk melaksanakan tugas klasifikasi kapal-kapal berbendera Indonesia dan tugas statutoria secara penuh untuk penerbitan sertifikat Garis Muat Internasional dan penugasan partialuntuk beberapa bidang statutoria lainnya.
Lebih dari 10.000 kapal besi berbendera Indonesia yang memenuhi persyaratan wajib kelas—panjang lebih dari 20 dan atau memilik tonase lebih dari 100 GT dan atau mesin penggerak lebih dari 250 pk—dikelaskan pada BKI. Dalam pelaksanaan kegiatannya BKI mengacu pada standar dan aturan pokok yang dikeluarkan oleh International Maritime Organization (IMO), International Association of Classification Societies (IACS), Undang-Undang Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008, dan peraturan lainnya yang diterbitkan oleh Pemerintah RI.
Dalam upaya meningkatkan kualitas hasil kerja dan pelayanannya kepada para pemakai jasa dan mitra kerja BKI terus berupaya mengembangkan pelayanan berbasis teknologi informasi untuk menjamin pelayanan yang akuntabel, efisien, efektif, cepat, dan tepat dalam bidang jasa klasifikasi dan statutoria kapal, jasa inspeksi-sertifikasi teknis dan konsultansi bidang lepas pantai, industri,marine, dan energi. (Tan)






