MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 13 Agustus 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 15 Agustus 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Perairan Timur Simeuleu – Meulaboh, Perairan Bengkulu bagian Utara, Perairan Selatan Sumba, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Perairan Rote hingga Kupang, Laut Timor, Perairan Utara Natuna, Laut Jawa, Selat Karimata bagian Selatan, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Sumbawa bagian Utara, Laut Flores, Perairan Utara Flores, Laut Banda, Perairan Selatan Buru hingga Selatan Seram, Perairan Selatan Ambon, Perairan Leti hingga Utara Babar, Perairan Kai hingga Aru, Laut Arafuru bagian Barat dan Timur, Perairan Yos Sudarso hingga Merauke, Laut Seram bagian Timur, Laut Maluku bagian Utara, Perairan Sangihe hingga Talaud, serta Samudera Pasifik Utara Halmahera.
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut Andaman, Selat Malaka, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Nias hingga Enggano, Perairan Bengkulu bagian Selatan, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa, Perairan Selatan Bali hingga Selatan Lombok, Laut Arafuru bagian Tengah, Perairan Selatan Babar hingga Timur Tanimbar, serta Samudera Hindia Barat Aceh hingga Selatan Sumba. (APS)






