
MNOL, Jakarta – Setelah memasuki masa rekruitmen dan seleksi, Putra Putri Maritim Indonesia (P3MI) memasuki masa akhir karantina. Selama karantina, peserta yang berjumlah 67 orang dan terdiri dari 27 provinsi mendapatkan banyak kegiatan mulai dari pelatihan mental, fisik, dan materi kemaritiman.
Dalam pelatihan yang diadakan di Bumi Marinir Cilandak para peserta mendapatkan materi kemaritiman dari para tokoh nasional, diantaranya adalah mantan Menko Maritim Prof Indroyono Soesilo, mantan kasal dan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Prof Rokhmin Dahuri, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Selain tokoh nasional, materi juga disampaikan oleh tokoh-tokoh muda maritim seperti Wijtaksono pengusaha muda pemilik perusahaan perikanan Dua Putera Utama Makmur dan Asep Akmal Aonullah Kordinator Bidang Organisasi Sumberdaya Manusia Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI).
Selanjutnya peserta juga mendapatkan materi table manner dari perwakilan Kemenlu Eko Juno dan tata rias dari Mustika Ratu. Nantinya mereka akan dipersiapkan menjadi duta maritim Indonesia yang akan mensosialisasikan potensi kemaritiman Indonesia kepada dunia internasional.
Acara yang diketuai oleh Ifa Dakhiri ini berlangsung sejak Juli 2016 lalu. Setelah masa karantina para peserta memasuki agenda puncak yakni adalah malam anugerah putra-putri maritim pertama yang dilaksanakan di Kolinlamil di geladak KRI Surabaya-591.
Para juara akan mendapatkan hadiah dengan total nilai sebesar 150 juta rupiah. Selanjutnya juara P3MI akan diberangkatkan ke Lembata, NTT untuk menerima pemasangan mahkota dari presiden Indonesia, yang bertepatan dengan Hari Nusantara pada 13 Desember 2016 mendatang. (Tan/MN)






