Marsetio Tekankan Pentingnya Pengembangan Pariwisata Bahari Indonesia
MNOL, Bali-Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio memberikan materi dalam kapasitasnya sebagai penasehat senior Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Marsetio mengatakan potensi…
MNOL, Bali-Laksamana TNI (Purn) Dr Marsetio memberikan materi dalam kapasitasnya sebagai penasehat senior Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Marsetio mengatakan potensi…
MNOL – Jakarta, Secara kuantitas penanganan perkara tindak pidana di laut yang dilakukan Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI)…
MNOL – Jakarta, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan Cikarang Dry Port harus menaikkan kapasitas daya tampungnya yang kini berada di…
MNOL – Jakarta, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., menerima paparan terakhir kesiapan…
MNOL – Palangkaraya, Ratusan siswa sekolah menengah dari Sekolah Menengah Keterampilan (SMK) Soelthan M. Tsjafioeddin Kabupaten Singkawang melakukan kunjungan (study…
MNOL – Mataram, Untuk memberikan kemudahan layanan transaksi para pengguna jasa kepelabuhanan, Pelindo III kembali menggandeng dua Bank Pembangunan Daerah…
Sebagai organisasi pemuda tertua di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menunjukan kredibilitasnya dalam mengangkat isu-isu maritim yang saat ini sedang hangat diperbincangkan.
Seminar bertajuk “Peningkatan Kemandirian Industri Pertahanan Nasional bidang Kemaritiman” yang diselenggarakan oleh Korwil II Jabodetabek Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) di Aula Nurcholish Majid, Universitas Paramadina, Jakarta (20/9/16) mengurai perjalanan industri pertahanan sejak bergulirnya visi poros maritim dunia.
Kepala Pusat Informasi Maritim Bakamla RI, Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto menuturkan Indonesia yang tergabung dalam ASEAN dan memiliki perbatasan dengan 10 negara (3 batas darat dan 7 batas laut) memerlukan Maritime Domain Awareness (MDA) untuk mewujudkan keamanan maritimnya.
Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Arusukmono Indra Sucahya, S.E, M.M dalam pemaparannya saat membuka seminar Forum Group Discussion (FGD) di Hall B, Gedung R.E Martadinata, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (20/09) menyatakan pentingnya Maritime Domain Awareness (MDA) bagi peran Indonesia selakau stabilisator kawasan.