Latihan SAR Laut
MNOL, Jakarta – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menggelar Latihan Pencarian dan Pertolongan (SAR) di Laut tahun 2017. Kegiatan tersebut diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Inspektur Koarmabar (Irarmabar) Kolonel Laut (P) Hargianto, S.E., M.M., mewakili Panglima Koarmabar (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., di Komplek Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/5).
Pangarmabar dalam amanatnya yang dibacakan Irarmabar mengatakan, latihan ini merupakan sarana untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan personel Koarmabar dalam melaksanakan operasi penanggulangan kecelakaan di laut.
Sehingga dari pelatihan ini dapat diperoleh gambaran kemampuan operasional Koarmabar mulai dari tingkat perorangan sampai satuan.
Selain itu, latihan tersebut juga untuk melatih unsur-unsur serta personel Koarmabar agar mampu melaksanakan tugas SAR mulai dari tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengendalian penanggulangan kecelakaan di laut serta menguji ROE SAR Laut.
Lebih lanjut, Pangarmabar mengatakan bahwa pada tahap pelaksanaan, Latihan SAR akan diselenggarakan di perairan Teluk Jakarta dengan melibatkan 320 personel terdiri dari unsur-unsur TNI Angkatan Laut baik unsur laut maupun udara, Tim Kesehatan serta didukung dari unsur Basarnas dan unsur maritim setempat.
Dalam latihan SAR kali ini mengambil tema “Koarmabar Melaksanakan Latihan Operasi SAR Laut Di Perairan Indonesia Wilayah Barat Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI Angkatan Laut”.
Selanjutnya, Pangarmabar mengatakan, melalui tema tersebut diharapkan sasaran latihan dapat tercapai, karena latihan ini memerlukan kesatuan komando dan pengendalian serta kesamaan visi dan misi bagi seluruh potensi atau unsur SAR yang terlibat khususnya TNI Angkatan Laut. Sehingga misi SAR berjalan secara efektif dan efisien.
Mengakhiri amanatnya, Pangarmabar memberikan penekanan antara lain agar para pelaku harus memahami rencana latihan dengan baik, melaksanakan tindakan purba jaga secara profesional dan proporsioanal guna mencapai zero accident.
“Kemudian mempertahankan teknis unsur agar tetap prima guna mendukung kelancaran dan keberhasilan latihan serta melaksanakan kerja sama komunikasi yang baik dengan instansi maritim pendukung demi terciptanya kesamaan pola pikir dan pola tindak saat latihan,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Pejabat Utama Koarmabar serta para perwakilan dari Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.
(Adit/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…