Seminar Bedah Buku Konsep Neogeopolitik Maritim Indonesia di Untirta, Serang, Banten (23/5).
Seminar Bedah Buku Konsep Neogeopolitik Maritim Indonesia di Untirta, Serang, Banten (23/5).
Seminar Bedah Buku Konsep Neogeopolitik Maritim Indonesia di Untirta, Serang, Banten (23/5).

MNOL, Serang – Kebutuhan generasi muda akan pemahaman tentang konsep kemaritiman yang sedang digalakan pemerintah terus meningkat. Manyikapi hal tersebut, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang Banten menggelar seminar bedah buku bertajuk Konsep Neogeopolitik Maritim Indonesia Abad 21, Ancaman Zionis dan China, (23/5).

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini adalah penulis buku tersebut Letkol Laut (P) Salim, Dr. Nurprapti Wahyu W, M. Si. dari Untirta, dan Adityo Nugroho dari Maritimnews.com.

Sedikit menjelaskan dalam pemaparannya, Letkol Laut (P) Salim menjelaskan ancaman Zionis dan Tiongkok tersebut sudah sangat kuat mencengkeram ke dalam setiap sendi kehidupan bangsa. Hal ini terlihat dari dikuasainya media massa oleh ke dua kelompok tersebut, terutama dari kelompok Zionis. Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan karena media merupakan agen perubahan, yang sudah terbukti efeknya luar biasa.

Telaah kritis datang dari Akademisi Untirta, Dr. Nurprapti Wahyu. Ia sangat mengapresiasi buku itu karena penlisnya merupakan seorang Perwira Menengah TNI AL aktif.

“Isi buku ini penuh dengan keberanian. Dan isinya sangat baik untuk menggugah kesadaran bangsa Indonesia agar peduli terhadap maritimnya,” katanya.

“Dan memang buku ini merupakan buku dengan pembahasan yang sangat langka. Tidak banyak bahasan mengenai permasalahan tersebut yang dituangkan dalam sebuah buku,” ungkap akademisi di bidang komunikasi tersebut.

Saat ini seminar bedah buku ini masih berlangsung, dan masih menunggu pemaparan dari Adityo Nugroho serta forum tanya jawab. Seminar ini sendiri dihadiri oleh lebih dari 100 orang dan dibuka langsung oleh Wakil Dekan Untirta.

(Anugrah/MNOL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *