Menteri Perhubungan dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia saat serah terima proyek VTS fase II, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Jakarta
MN, Jakarta – Proyek Peningkatan Vessel Traffic Systems (VTS) Fase II di Selat Malaka dan Selat Singapura yang selesai dengan dana hibah senilai 1.430.000.000 yen dari Pemerintah Jepang (Japan International Cooperation Agency) diserahkan kepada Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Senin (5/6).
Serah terima tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Duta Besar Pemerintah Jepang untuk Indonesia, Mr. Masafumi Ishii.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang terus konsisten meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura melalui bantuan Hibah berupa pembangunan VTS,” jelas Menhub dalam sambutannya.
Proyek VTS fase II dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura yang harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh user state dan pengguna jasa transportasi laut di Selat Malaka dan Selat Singapura.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono menambahkan, Selat Malaka dan Selat Singapura adalah salah satu kawasan laut Indonesia paling penting di Asia Tenggara. Jalur Laut sepanjang 550 mil laut termasuk salah satu jalur paling sibuk sebagai jalur perdagangan internasional yang menunjang perekonomian dunia. Lebih dari 90.000 kapal dari berbagai negara melewati Selat Malaka dan Selat Singapura setiap tahunnya.
(Bayu/MN)
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…
Oleh: Mohamad Erwin Y Zubir (INSA JAYA) Pertanyaan ini tak lagi bersifat teoritis tapi lahir…
Salah satu permasalahan yang masih terjadi hingga saat ini ialah muatan balik yang masih belum…