
MN, Jakarta – Kegiatan tes urine narkoba dilakukan terhadap seluruh pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebagai salah satu program kerja Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada tanggal 9 – 11 Agustus 2017 di Kementerian Perhubungan.
Ditjen Perhubungan Laut berkomitmen untuk memastikan seluruh pegawai di Kantor Pusat bebas Narkoba. Kegiatan tes urine tersebut tak hanya diikuti oleh para pegawai, tetapi juga wajib bagi jajaran pejabat di Lingkungan Ditjen Hubla.
Tak terkecuali Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono, yang tampak ikut serta tes urine pada hari Rabu (9/8) sekitar pukul 14.00 WIB di Ruang Serba Guna Gedung Karya Kemenhub.
Pada kesempatan tersebut, Dirjen Tonny mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, perang terhadap narkoba harus dilakukan secara masif oleh seluruh pihak dan kalangan. “Tujuan dari tes urine adalah untuk memastikan seluruh pegawai Ditjen Hubla bebas narkoba,” ujarnya.
Lebih lanjut Tonny menyebutkan bahwa saat ini Indonesia menjadi destinasi favorit bagi para pengedar narkoba sehingga sudah sepatutnya sebagai aparatur sipil negara harus memberikan kontribusi nyata dalam memerangi dan mencegah pemakaian narkoba secara masif.
Langkah selanjutnya jika ditemukan adanya pegawai yang menggunakan narkoba, lanjut Tonny, akan dilakukan pembinaan atau rehabilitasi bagi yang dinyatakan sebagai pemakai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Sementara penanganan secara administratif kepegawaian diserahkan kepada kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Satgas Narkoba Kementerian Perhubungan. Kami berharap seluruh pegawai Ditjen Hubla dinyatakan bersih dan bebas dari pengaruh narkoba,” pungkasnya.
(Bayu/MN)






