Categories: BakamlaHankamTerbaru

SPKKL dan SAR Gabbungan Selamatkan Kapal TNI AD

SPKKL bersama SPKKL sedang melakukan upaya penyelamatan terhadap kapal TNI AD yang mengalami kerusakan mesin di antara Perairan Oepoli dan Pulau Batek, Nusa Tenggara Timur.

MN, Kupang – Personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Kupang bersama Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil menyelamatkan sebuah kapal Landing Craft Rubber (LCR) milik TNI AD, Yonif 744 yang mengalami mati mesin dan terombang ambing di laut antara Perairan Oepoli dan Pulau Batek, Nusa Tenggara Timur, Jum’at (11/8).

Informasi tentang kejadian tersebut diperoleh Kepala SPKKL Kupang Rudi Purnomo, S.Kom., M.Si. dari personel Satuan tugas teritorial Oepoli bernama Serda Aroujo.

Berdasarkan keterangan yang diberikan Serda Aroujo, bahwa pada Kamis (10/8) pukul 17.30 WIT anggota Satgas Pam Pulau Batek berjumlah 4 orang dari Yonif 744/Syb mengalami mati mesin pada kapal yang ditumpanginya, ditengah perjalanan pulang usai belanja kebutuhan logistik dari Oepoli hendak kembali ke pos Pulau Batek, sehingga LCR hanyut dan terombang ambing di laut.

Mendapat informasi tersebut, Kepala SPKKL Kupang melaporkan pada Kepala Zona Maritim Timur Bakamla RI Vetty Vionna Salakay, S.H., M.Si., yang kemudian memerintahkan untuk mengirim dua personel SPKKL Kupang, dan selanjutnya Rudi Purnomo mengirim Serka Ayub A. Lay dan Yopi Yakobis Menoh untuk bergabung dalam tim SAR Gabungan yang didalamnya juga terdapat personel Lantamal VII Kupang dan Basarnas Kupang.

Pencarian menggunakan dua kapal yaitu KRI Abdul Halim Perdanakusuma 355 dikomandani Letkol Laut (P) Tunggul. Turut serta bersamanya yaitu Kepala Staf Guspurlatim Lantamal VII Kolonel Laut (P) M. Nasir. Kapal lainnya yaitu KMC Basarnas membawa RB 308 dikomandani Abdul Hasan.

Kapal berhasil ditemukan sekira pukul 04.30 hari Jumat (11/8) di Perairan NTT posisi 09° 37′ 35″ S dan 123° 30′ 34″. Semua korban yang berjumlah 4 orang ditemukan dalam keadaan selamat, yaitu Praka Ronald Maalette, Pratu Sudarman, Pratu Agung Taradipa, dan Pratu Ardi Putra Jati. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke Dermaga Navigasi Kupang.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo Regional 4 mendukung pengembangan wawasan generasi muda melalui pertukaran pengetahuan…

2 hours ago

September 2026, Throughput TPS Solid Capai 120.725 TEUs

Surabaya (Maritimnews) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali mencatat kinerja operasional yang positif periode…

1 day ago

NPCT 1 Raih ILA Award 2026 kategori Container Terminal Operator of the Year

Jakarta (Maritimnews) - Ajang Indonesia Logistics Awards (ILA) 2026 yang diselenggarakan Supply Chain Indonesia (SCI)…

1 day ago

Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara Sebagai Motor Penggerak Kekuatan Ekonomi Nasional

Ditulis oleh :Arief Poyuono (Komisaris Pelindo) Jakarta 4 Oktober 2026 "Jika Anda tidak bisa memberikan…

6 days ago

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

1 week ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

1 week ago