Delegasi Indonesia pada Sidang Sub Committee CCC ke-4 IMO di London
MN, London – International Maritime Organization (IMO) menggelar sidang Sub Committee on Carriage of Cargoes and Container ke-4 yang dilaksanakan pada tanggal 11 – 15 September 2017 di Markas Besar IMO, London, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal IMO, Kitack Lim.
Sidang dipimpin H Xie dari China sebagai ketua Sub Committee CCC, didampingi Patrick van Lancker dari Belgia membahas amandemen IGF Code, kelayakan baja high manganese austenitic steel, amandemen IMSBC Code, amandemen IMDG Code, penafsiran aturan IMO, laporan barang berbahaya dan bahan pencemar dalam bentuk kemasan di kapal dan pelabuhan.
Indonesia kembali hadir mengikuti jalannya sidang khusus tersebut, delegasi terdiri dari perwakilan Kemenko bidang Maritim, Atase Perhubungan KBRI London, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, PT BKI, PT Pelindo II/IPC dan Asosiasi Pengelola Terminal Peti Kemas Indonesia.
Dalam sidang Sub Committee CCC ke-4, delegasi Indonesia menyampaikan pentingnya pengembangan pengaturan bahan bakar titik nyala rendah (low flash point) dengan menyarankan agar dilakukan risk assesment yang lebih detail terkait persyaratan keamanan kapal.
Selain itu mengenai usulan penggunaan baja tipe high manganese austenitic steel di kapal, delegasi Indonesia menyarankan agar ditentukan dulu persyaratan dan metode pengujiannya sebelum diterapkan peraturan material kontruksi.
Sedangkan terkait amandemen IMSBC Code sesuai MSC 426 (98) Code, peserta sidang mengharapkan agar penerapannya dapat mulai diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2019.
Pada agenda lain juga disampaikan perkembangan sistem database petikemas dunia Global Approved Continuous Examination Programs (ACEP) Database, sebagaimana hasil sidang CCC ke-2 yang dapat diakses www.bic-acep.org secara gratis.
Hari kedua sidang Sub Committee CCC ke-4, Indonesia menjadi sponsor utama jamuan hidangan Coffee Break untuk seluruh delegasi di delegation lounge IMO dalam rangka promosi dan penggalangan dukungan bagi pencalonan Indonesia pada keanggotaan dewan IMO kategori C periode 2018-2019.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…