Published On: Wed, Jun 27th, 2018

Sempat Dihadang Cuaca Buruk, Logistik Pilkada Jatim Tiba di Laut Madura

Sempat di Hadang Cuaca Buruk, Logistik Pilkada Jatim Tiba di Laut Madura

MN, Sumenep – Sebelum pemungutan suara, penyelenggara Pemilihan Gubernur Jawa Timur menemui kendala. Sumenep memiliki sembilan kecamatan/kepulauan yang terpisah dari Pulau Madura. Yakni Kecamatan Talango, Giligenting, Nonggunong, Gayam, Raas, Arjasa, Kangayan, Sapeken, dan Masalembu. Masalembu adalah yang terjauh. Dua desanya, Karamian dan Masalima, merupakan pulau mungil terpisah.

Bila melalui jalur laut, Desa Karamian bahkan lebih dekat ke Kalimantan Selatan daripada ke daratan Sumenep. Butuh tujuh belas jam perjalanan laut menuju Masalembu jika ditempuh dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, atau sekitar 12 jam perjalanan dari Pelabuhan Kalianget di Sumenep.

Dari sembilan kecamatan kepulauan itu, KPU baru mengirim logistik Pilgub Jatim ke Kangayan dan Arjasa melalui Pelabuhan Kalianget pada Selasa, 19 Juni 2018. Logistik ke Masalembu dialihkan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya karena tidak ada jadwal kapal berangkat di Kalianget.

Di Pelabuhan Tanjung Perak, dua kapal yakni KM Sabuk Nusantara, yang sedianya disiapkan untuk mengirim logistik Pilgub ke Masalembu, batal melaut. Menurut prakiraan BMKG, cuaca ekstrem melanda laut Madura. Gelombang setinggi tiga meter menanti sekira pukul 20.00 WIB pada Selasa malam.

Pada hari ini, Rabu, 20 Juni 2018, cuaca ekstrem masih mengintai laut Madura di Masalembu. Data dari BMKG Tanjung Perak menyebutkan, pada hari ini tinggi gelombang di laut Jawa bagian Timur dan Samudera Hindia Selatan antara 1,5 sampai 3,5 meter.

Sementara di Perairan Masalembu, Kangean dan Selatan Jatim tinggi gelombang berpotensi 3 meter.

KPU menargetkan, selambat-lambatnya logistik Pilgub Jatim sudah sampai ke sembilan kecamatan kepulauan di Sumenep pada H-1 pemungutan suara. Begitu pula dengan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Sambil menanti cuaca bersahabat, sementara ini opsi distribusi dengan kapal reguler masih dipertahankan.

KPU Jatim pernah punya pengalaman meminta bantuan kapal dari pihak TNI Angkatan Laut untuk mengirim logistik pemilihan umum beberapa tahun lalu ke Masalembu, ketika kondisi darurat karena cuaca ekstrem.

“Sementara ini kami berusaha pakai cara reguler dulu,” kata Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, di kantornya.

Tetapi bukan berarti KPU tidak mengantisipasi kemungkinan terburuk. Eko mengaku telah berkoordinasi dengan instansi lain untuk dimintai bantuan pendistribusian bila kondisi darurat dihadapi.

“Tapi mudah-mudahan tingginya (tensi) Pilgub tidak diikuti tingginya ombak,” ujarnya berseloroh. (viva/hsn)

 

sumber: vivanews

About the Author

- “Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com