Edukasi Dunia Menyelam, Penyelam TNI AL Gandeng Komunitas Media Sosial

Ilustrasi penyelam TNI AL.

MN, Surabaya – Sejak rentetan kejadian kecelakaan kapal, terutama peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di Perairan Danau Toba yang menelan korban hingga ratusan jiwa, profesi penyelam makin populer dan banyak diulas di berbagai media informasi.

Pada dasarnya, banyak masyarakat awam yang masih kurang memahami tentang dunia penyelaman, seperti bagaimana prosedur dari suatu kegiatan penyelaman, peralatan yang dibutuhkan, aspek keselamatan, hingga potensi kesulitan dan kendala-kendala yang mungkin ditemui saat  kegiatan penyelaman berlangsung.

Sebagai bagian dari edukasi kegiatan menyelam, Cocoklogi Science yang merupakan suatu komunitas berbasis media sosial, akan mengadakan “kopdar” komunitas yang dipadukan pelatihan pengenalan dasar-dasar teknik penyelaman kepada para anggotanya secara gratis. Kegiatan ini rencananya akan diselenggarakan di Kolam Renang AAL Jala Krida Tirta, Akademi Angkatan Laut, Surabaya, Sabtu, (21/7).

Cocoklogi Science sendiri merupakan sebuah komunitas “nyentrik” yang memiliki lebih dari 80.000 anggota di media sosial Facebook. Didirikan pada tahun 2013 yang  lalu, saat ini Cocoklogi Science dikelola oleh para administrator yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari dosen, arkeolog, budayawan, guru, peneliti, internet security specialist, wartawan, pemilik media, pengusaha, auditor, pekerja tambang, hingga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Salah seorang pengurus yang juga merupakan salah satu pencetus komunitas ini, Ranggi Ragatha, menyatakan bahwa kegiatan “kopdar” yang dipadukan dengan pelatihan pengenalan dasar-dasar teknik penyelaman ini merupakan upaya komunitas mendorong  para anggotanya agar lebih banyak beraktifitas di dunia nyata.

“Cocoklogi Science sering mengadakan kegiatan-kegiatan sosial dan terus mendorong para anggotanya untuk lebih banyak berkegiatan di dunia nyata, menjelajah ke berbagai pelosok dunia, mendaki gunung-gunung, serta melintasi berbagai samudra,” ujarnya.

Para pengurus komunitas ini beranggapan bahwa penurunan moral dan etika yang menghantui generasi sekarang ini saat beraktivitas di dunia maya, disebabkan oleh kurangnya kegiatan yang dilakukan di dunia nyata. Sehingga muncul istilah garang seperti singa di media sosial, tapi seperti lalat saat bertemu di dunia nyata.

Kegiatan kopdar sekaligus pelatihan menyelam kali ini diselenggaran di Kolam Renang  Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya dengan pelatih seorang penyelam tempur TNI AL, Lettu (E) Elfan Muditya Wardana yang juga merupakan salah satu pengurus/administrator dari grup Cocoklogi Science.

Para peserta “kopdar” sekaligus pelatihan menyelam ini akan diberikan materi tentang dasar-dasar penyelaman, pengenalan peralatan, serta keselamatan saat berada di bawah air. Pelatihan ini sendiri akan didominasi oleh praktek langsung di kolam renang.

Lettu (E) Elfan Muditya Wardana menjelaskan bahwa kegiatan inimerupakan representasi bhakti TNI AL terhadap masyarakat yang  sesuai dengan slogan “Bersama Rakyat TNI Kuat” serta salah satu upaya mendukung visi pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, di mana dengan menggandeng komunitas seperti Cocoklogi Science ini diharapkan semakin memperkuat misi menyukseskan visi tersebut.

“Kegiatan ini juga menjadi salah satu bakti TNI-AL terhadap masyarakat, yang mana sesuai salah satu slogan TNI yaitu “Bersama Rakyat TNI Kuat”, sekaligus sebagai representasi dukungan untuk visi menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” pungkas perwira Korps Elektronika TNI AL tersebut.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pakar Transportasi Laut : Kedaulatan Lalu Lintas Laut Kita Kurang Dari 15%

Pakar Transportasi Laut, Wahyono Bimarso, menekankan pentingnya sistem transportasi angkutan laut yang baik bagi perekomian…

4 hours ago

Namarin Gelar Konferensi Pers Awal Tahun

Memasuki tahun 2026, prediksi sektor maritim Indonesia menjadi sorotan tajam di tengah dinamika kondisi global.…

4 hours ago

Pelindo Perpanjang Diskon 60% Tarif Penumpukan Barang dan Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memberikan kemudahan bagi pengguna jasa melakukan pengambilan barang dan peti…

3 days ago

Last 2025 First 2026 Call di Pelabuhan Priok, Apresiasi Untuk Tanto Line

Jakarat (Maritimnews) - Pelindo Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan kegiatan last call ship 2025 dan…

7 days ago

Klinik Utama SMM BKKP Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes

Jakarta (Maritimnews) - Klinik Utama Sentra Maritim Medika (SMM) yang dikelola oleh Balai Kesehatan Kerja…

1 week ago

Pelindo Regional 4 Siap Tingkatkan Kualitas Layanan, K3 dan Kolaborasi

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 siap mendukung arah kebijakan perusahaan dengan terus meningkatkan kualitas…

1 week ago