Published On: Sat, Sep 22nd, 2018

Akhirnya Tarif OPP/OPT Pelabuhan Tanjung Priok Disesuaikan

Ketua DPW APBMI DKI Jakarta bersama Sekretaris

MN, Jakarta – Setelah sekian lama Pelabuhan Tanjung Priok tidak ada penyesuaian tarif Ongkos Pemuatan Pelabuhan/Ongkos Pemuatan Tujuan (OPP/OPT), APBMI Jakarta bersama GINSI, ALFI, INSA Jaya, dan PT Pelindo II Tanjung Priok akhirnya bersepakat menaikkan tarif OPP/OPT.

Ketua DPW APBMI DKI Jakarta, Juswandi Kristanto didampingi Sekretaris DPW APBMI, Aria Senopati Lihu, dan Aris Hartoyo Executive Secretary DPW APBMI Jakarta menjelaskan, bahwa penandatanganan kesepakatan penyesuaian tarif tersebut telah dilakukan bulan Agustus 2018 yang lalu.

“Tarif baru OPP/OPT efektif akan diterapkan pada tanggal 1 Oktober 2018 mendatang, dan berlaku selama 2 tahun,” terang Juswandi di Kantor DPW APBMI Jakarta, Jumat (21/9).

Sejumlah komponen mengalami kenaikan tarif OPP/OPT antara lain general cargo melalui gudang naik 7,4%., General cargo melalui truck lossing naik 12%. Curah kering lewat kapal naik 7%, sedangkan curah kering lewat tongkang tidak mengalami kenaikan.

Untuk curah cair domestik maupun internasional sama-sama mengalami kenaikan 20%, hewan ternak naik 5%. Begitupun semua jenis kendaraan juga naik 5%. Adapun biaya tambahan mekanik (forklift) kenaikan disepakati sebesar 20%.

“Sejak tahun 2014, kenaikan upah TKBM mencapai 50,16%. Belum lagi kenaikan operasional bongkar muat maupun alat forklift, termasuk SDM di kantor yang mengacu pada UMR Provinsi, maka kami harus melakukan penyesuaian tarif OPP/OPT,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

About the Author

- Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Silahkan isi kode captcha

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com