
MN, Jakarta – Berbarengan dengan perayaan hari jadi PT Pelabuhan Indonesia sekaligus puncak dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Indonesia Port Corporation (IPC) yang ke-26, digelar event soft launching Museum Maritim Indonesia pada hari Jumat tanggal 7 Desember 2018 di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
Keberadaan museum tersebut masih membutuhkan sokongan benda dan koleksi bersejarah dari masyarakat luas terkait perjalanan dunia kemaritiman di Indonesia. Misalnya belum terlihat sejarah kapal niaga, baik itu kapal petikemas maupun kapal non petikemas zaman dahulu sampai di era terkini.
IPC atau PT Pelabuhan Indonesia II bertekad menjadikan Museum Maritim Indonesia sebagai pusat edukasi dan informasi perkembangan dunia kemaritiman. Melalui museum, IPC siap membangun literasi maritim berfokus utama perkembangan pelabuhan era digital.
“Sebagai museum, tentu ada beberapa artefak kemaritiman, khususnya terkait peran IPC dalam perkembangan kepelabuhanan dari masa ke masa,” kata Direktur Utama IPC, Elvyn G Masassya di Jakarta, Jumat (7/12).
Sebagai pusat edukasi dan informasi, IPC juga akan menitikberatkan informasi tentang perkembangan kepelabuhanan di era baru. Beberapa waktu ke depan, IPC bakal menggelar grand launching sekaligus mengundang masyarakat luas untuk melihat langsung museum maritim berkonsep digital.
(Bayu/MN)






