Published On: Sun, Feb 24th, 2019

Menko Maritim: Indonesia Masih Kurang Melihat Nilai Tambah Potensi Maritim

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan.

MN, Jakarta – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan tentang gambaran seberapa besar dan pentingnya wilayah dan potensi laut dan kemaritiman Indonesia di mata dunia internasional. Hal itu diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam Seminar Pengembangan Sektor Kelautan Secara Berkelanjutan Dalam 100 Tahun Pendidikan.

Menurut mantan Duta Besar untuk Singapura tersebut, memaparkan bahwa Indonesia yang memiliki luas perairan sekitar 70% dari wilayahnya, namun masih kurang dalam melihat nilai tambah dari potensi-potensi yang ada tersebut.

“Tiga puluh lima persen perdagangan dunia saat ini melewati Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, Indonesia adalah pasar terbesar Asia Tenggara, negara kita sangat kaya sumber daya alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan tentang situasi global yang terjadi pada saat ini seperti perubahan iklim, wabah penyakit secara global, kondisi geopolitik di Timur Tengah yang terus menerus tidak menentu, hingga tentang kebangkitan industri di negara Tiongkok yang saat ini tengah membangun teknologi 5G.

Indonesia harus bisa memanfaatkan kondisi Geostrategisnya. ITB dan ITS harus terus bekerja sama agar Indonesia bisa menjadi negara maju. China sekarang sudah mampu mengambil alih kepemimpinan Rusia,” pungkasnya.

About the Author

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

alterntif text
alterntif text
alterntif text
Connect with us on social networks
Recommend on Google