Pangkoarmada II Bekali Kontingen Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-M Unifil Lebanon TA. 2021

Pangkoarmada II berikan pembekalan kepada Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-M Unifil Lebanon TA. 2021.

MN, Surabaya – Penugasan PBB yang diemban para prajurit TNI merupakan tugas istimewa. Selain menjadi duta bangsa, para prajurit tersebut juga menjadi wajah TNI di forum internasional. Indonesia memiliki banyak catatan dalam membantu perdamaian dunia seperti yang diamanatkan Undang-undang Dasar 1945.

Hal ini disampaikan langsung oleh Panglima Komando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI I.N.G. Sudihartawan pada saat memberikan pembekalan kepada 119 prajurit Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-M Unifil Lebanon TA. 2021 yang dilaksanakan di Indoor Sport Mako Koarmada II pada Rabu (3/2).

“Catatan itu dimulai dengan pengiriman perdana Kontingen Garuda ke Sinai Mesir pada tahun 1957. Sejak saat itu, Indonesia telah mengirimkan lebih dari 38 ribu pasukan termasuk pengiriman KRI untuk bergabung dengan Satgas MTF pada tahun 2009 hingga sekarang. Dan saat ini Indonesia masuk sepuluh besar jajaran pengirim pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), “ ungkapnya.

Selanjutnya, Laksda Sudhiartawan berpesan agar setiap prajurit senantiasa menjaga nama baik bangsa dan negara. Setiap prajurit yang terpilih menjalankan misi kebangsaan ini tak hanya melakukan misi yang terkait dengan aspek militer, namun juga berbagai aspek lainnya seperti budaya.

“Tugas Kontingen Garuda sarat dengan misi kebangsaan, tidak hanya terkait aspek militer, tetapi juga aspek politik, diplomasi maupun budaya. Terkait hal tersebut, segala sesuatu yang dikerjakan segenap prajurit akan menjadi cerminan TNI dan Indonesia di hadapan masyarakat internasional dan militer negara lain,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Laksda Sudihartawan memberikan beberapa penekanan demi keberhasilan Satgas MTF Konga Unifil Garuda untuk mendukung pencapaian tugas pokok dalam pembinaan kompetensi perilaku tatkala berinteraksi dengan masyarakat setempat dan pasukan negara-negara lain.

“Selalu patuhi aturan yang berlaku di tempat penugasan dan laksanakan tugas sesuai SOP yang telah ditetapkan. Laksanakan koordinasi dengan unsur-unsur negara lain yang tergabung dalam Satgas MTF Unifil, patuhi protokol kesehatan covid-19, dan laksanakan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak secara tepat dan benar,” pungkas Jenderal berbintang dua di pundak ini.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

1 day ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

2 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

7 days ago