Categories: HankamTerbaruTNI AL

Peserta Sea and Jungle Survival Jalani Latihan di Hutan Pantai Baruna

Peserta Sea and Jungle Survival Jalani Latihan di Hutan Pantai Baruna.

MN, Jakarta – Selama 10 hari, para awak kapal selam peserta Sea and Jungle Survival Koarmada II, menjalani serangkaian latihan di Yon Taifib 2 Mar Karang Pilang dan Latihan di Hutan Pantai Baruna Puslatpur 4 Purboyo. Seperti yang tampak pada pelaksanaan latihan Rabu (31/3).

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit kapal selam. Mengingat pengawak kapal selam sangat mungkin mengalami situasi darurat akibat serangan senjata musuh, sehingga dibutuhkan kehandalan para awak kapal selam tidak hanya secara profesinya, tetapi juga harus dibekali kemampuan untuk bertahan hidup.

Dalam latihan ini, diskenariokan terjadinya kedaruratan kapal selam di daerah pertahanan lawan sehingga awak kapal selam melaksanakan peran peninggalan dan segera timbul ke permukaan untuk melaksanakan sea survival dan mencari daratan terdekat tanpa diketahui pihak lawan. 

Dengan berbekal kemampuan infiltrasi yang dilatihkan oleh para pelatih Taifib, awak kapal selam berhasil mencapai daratan dan melaksanakan latihan survival di area hutan dan pantai lawan untuk selanjutnya bergerak menuju daerah yang aman.

“Pelihara mental kalian sebagai pasukan khusus. Jadikan latihan ini sebagai cambuk saat melaksanakan Operasi. Selalu ikuti prosedur standar operasi yang benar sehingga tahapan latihan berjalan lancar dan aman serta terhindar dari kerugian,” pesan Dansatsel Koarmada II Kolonel Laut (P) Harry Setyawan di sela kegiatan meninjau langsung pelaksanaan latihan di Pantai Baruna, Purboyo. 

Lebih lanjut, Dansatsel Koarmada II menjelaskan bahwa latihan ini  merupakan pengejawantahan program prioritas Kasal untuk membangun sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan operasi pengawal pertahanan negeri ini.

“Kegiatan Latopsmatla yang dilaksanakan  oleh Satsel Koarmada II ini juga sejalan dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono bidang pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan Operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi,” lanjutnya.

Lebih jauh, Kolonel Harry menambahkan bahwa latihan ini merupakan perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan sebagai upaya mendukung kesiapan berbagai macam tugas operasi yang akan dihadapi oleh Satsel Koarmada II.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

2 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

3 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

3 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

4 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

5 days ago

STATE CAPITALISM CHINA Pelajaran Penting bagi Transformasi BUMN Indonesia di Era Danantara

Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…

1 week ago