Categories: PelabuhanTerbaru

Crane Produksi Dalam Negeri, Mulai Dibangun Tahun 2021

BUMN dan BUMS bersinergi untuk memproduksi Crane Made in Indonesia

MN, Jakarta – Dalam rangka memenuhi kebutuhan alat bongkar muat (crane), PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) bersama beberapa BUMN dan BUMS melalui kesepakatan bersama membentuk konsorsium untuk pembangunan crane di dalam negeri yang targetnya bakal dimulai tahun 2021 ini.

Senior Manager (SM) Peralatan Pelabuhan PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah mengutarakan bahwa penandatangan nota kesepahaman merupakan tindak lanjut dari rencana pembangunan crane di dalam negeri. Di mana Pelindo IV sebagai pembeli guna memenuhi kebutuhan perusahaan dengan memberdayakan industri nasional.

Selama ini untuk memenuhi kebutuhan crane, Pelindo IV melakukan impor dan nilainya cukup besar. Sehingga melalui konsorsium dapat dilakukan pembangunan crane di dalam negeri.

Menurut Muhajir, selain sebagai bentuk sinergi, kedepan berdampak pemberdayaan industri nasional dan bisa meningkatkan lapangan kerja. Selain itu, mengurangi ketergantungan terhadap impor, meningkatkan daya saing industri nasional, keberpihakan terhadap produk dalam negeri, serta transfer knowledge.

Nanti ditahap awal Pelindo IV akan melakukan pembelian sebanyak 10 unit crane guna memenuhi kebutuhan di Makassar New Port (MNP) yang mulai beroperasi penuh pada tahun 2023 mendatang.

Selain 10 unit CC, Pelindo IV juga membutuhkan 24 unit RTG crane terkait pengoperasian penuh MNP jika pembangunannya sudah rampung semua.

Muhajir berharap, inisiatif PT Pelindo IV akan menjadi pemicu bagi perusahaan lain untuk ikut memikirkan bagaimana memberdayakan industri nasional dengan mengurangi impor atau membeli produk dalam negeri.

“Adapun keterlibatan anak usaha Pelindo IV karena selama ini PT Equiport Inti Indonesia yang melakukan layanan purna jual terhadap semua peralatan pelabuhan yang dimiliki oleh Perseroan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PT Pelindo IV (Persero) bersama mitra strategis produsen crane yang memiliki komitmen membangun crane di Indonesia telah melakukan penandatangan memorundum of understanding (MoU) di Jakarta, Senin (14/6), terkait rencana pengadaan peralatan pelabuhan berupa crane melalui skema pembangunan dalam negeri.

Penandatangan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Teknik PT Pelindo IV (Persero) Prakosa Hadi Takariyanto, bersama Direktur Utama PT Equiport Inti Indonesia (anak usaha Pelindo IV) Muhammad Ayub Rizal, SVP BU Port Cranes Jussi Rautiainen dan SVP BU Solutions Mikko Lepistö, mewakili Konecranes Finland Corporation, Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Silmy Karim, Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) Fajar Harry Sampurno, Direktur Utama PT Bakrie Metal Industries Atok Hendrayanto Tejolaksono, Direktur Utama PT Gunanusa Utama Fabricators Eddy Riyanto, dan Direktur Utama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi Dwi Johardian.

(Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

1 day ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

1 day ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

2 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

2 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

2 days ago

IPC TPK Panjang Kedatangan 1.772 Empty Container

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang kedatangan container vessel MV MSC…

3 days ago