Tampak kegiatan kapal RoRo di pelabuhan Patimban

MN, Patimban – Pelabuhan internasional Patimban yang pembangunannya dilakukan secara bertahap dan diresmikan Presiden Jokowi pada akhir tahun 2020 lalu, telah ditargetkan oleh Kementerian Perhubungan untuk dapat melayani kegiatan ekspor mobil (Car Terminal), berlanjut dengan bongkar muat terminal peti kemas.

Saat ini pelabuhan di Subang, Jawa Barat tersebut, ditengah pembangunannya yang masih berlangsung, dimulai melayani aktivitas angkutan LDF (Long Distance Ferry) kapal roll on-roll off atau RoRo yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) rute Pelabuhan Panjang dan Pontianak.

Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Patimban terus berupaya meningkatkan kunjungan dan aktivitas di pelabuhan Patimban walaupun sudah diputuskan Pemerintah, bahwa operator pelabuhan Patimban berupa Konsorsium.

Kepala Kantor KSOP Kelas III Patimban, Hery Purwanto menjelaskan, kini warga Subang dari wilayah Pantura, Jawa Barat dan sekitarnya bisa mengirim barang atau kendaraannya ke Lampung atau Pontianak melalui Patimban agar lebih efisien, tanpa harus ke pelabuhan Tanjung Priok.

Herry mengungkapkan, pengguna layanan terbanyak adalah pengiriman barang dan logistik dari Jepara Jawa Tengah dan daerah sekitarnya. Adapun rute Lampung dilayani sebanyak 2 kali seminggu, sedangkan tujuan pelabuhan Pontianak 2 minggu sekali.

“Mereka kirim barang pake truk, truknya naik kapal di Patimban,” terangnya di Patimban, baru-baru ini.

Seperti diketahui bersama, konsorsium pelabuhan Patimban terdiri dari PT CTCorp Infrastruktur Indonesia, PT Indika Logistic & Support Services, PT U Connectivity Services, dan PT Terminal Petikemas Surabaya, yang bakal membantu badan usaha pelaksana dan melaksanakan proyek dengan skema KPBU.

(Bayu/MN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *