Categories: TerbaruTNI AL

TNI AL Makin Gencar Tangkal Tindak Pidana di Laut

 

Dok Foto: Dispenal

 

Tanjung Pinang – Dalam rangka menangkal dan menindak pelanggaran hukum di laut, TNI Angkatan Laut (TNI AL) makin menggencarkan operasi keamanan laut di seluruh jajarannya. Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Lantamal IV) menandai dimulainya operasi itu dengan  melakukan Apel Gelar Operasi Kesiapsiagaan Patroli Keamanan Laut Lantamal IV “Garda Jala Sakti 22.1” di Dermaga Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Mentigi Tanjung Uban, Senin (7/3).

Apel kesiapan ini dipimpin langsung oleh Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan selaku Penerima Apel dan Komandan Satrol Lantamal IV Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbiyanto bertindak selaku Pengambil Apel serta diikuti satu Peleton Pamen dan Staf Lantamal IV, dua Peleton Personel KRI, dua Peleton Personel KAL, satu Peleton Wing Udara I/ Lanudal dan satu Peleton Personel Yonmarhanlan.

Operasi “Garda Jala Sakti 22.1” ini dilaksanakan sebagai aplikasi Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono khususnya pada peningkatan kemampuan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi ancaman bersifat non-konvensional dan menindaklanjuti perintah Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah untuk membentuk Satuan Tugas Khusus dalam rangka menanggulangi maraknya tindak pidana perompakan khususnya di Perairan Selat Singapura.

Jenis pelanggaran hukum di laut yang menjadi target operasi keamanan laut diantaranya pelanggaran batas wilayah perairan, penyelundupan barang, penyelundupan manusia (trafficking), pelanggaran peraturan perikanan (illegal fishing), pencemaran laut, serta perusakan terumbu karang dan biota laut.

Operasi ini akan dilaksanakan sepanjang tahun dengan melibatkan 14 unsur terdiri dari tujuh unsur dari Satrol Lantamal IV (KAL Welang, KAL Anakonda, KAL Marapas, KAL Mapor, Sea Rider, Patkamla Setumu dan Patkamla Paku), tiga unsur dari Lanal Batam (KAL Nipah, Combat Boat, Sea Rider) dan empat unsur dari Lanal Tanjung Balai Karimun (KAL Pelawan, Combat Boat, Sea Rider 1 dan Sea Rider 2).

Adapun sektor operasinya di perairan yang menjadi wilayah kerja Lantamal IV antara lain Sebagian Selat Malaka, Selat Philips, Selat Singapura, Selat Riau Utara, Perairan Utara Bintan sampai Berakit dan Perairan Karimun serta Perairan Batam. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

9 hours ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

15 hours ago

IPC TPK Bersama Mitra Operasional Deklarasikan Komitmen Bersama

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Tanjung Priok memperkuat komitmen dalam mewujudkan…

21 hours ago

IMO dan Delegasi Jepang Tinjau IPC TPK Integrated Planning & Control Pelabuhan Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengukuhkan posisi sebagai pusat benchmarking global melalui…

22 hours ago

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

3 days ago

IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Throughput Tembus 2,8 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…

3 days ago