Drajat Sulistyo saat meninjau terminal non petikemas di salah satu pelabuhan yang dikelola SPMT
Medan (Maritimnews) – Dalam rangka memperkokoh ekspansi perusahaan, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) memulai langkah mempercepat proses transformasi korporasi, yaitu upaya standarisasi operasional terminal serta diikuti aspek standar komersial sehingga biaya logistik kepelabuhanan di Indonesia khususnya kegiatan non petikemas akan semakin efisien.
“Standarisasi pola operasional dan pelayanan menjadi kebutuhan yang mendesak, agar dapat memenuhi ekspektasi para pengguna jasa dengan baik dan berkontribusi pada efektivitas biaya logistik nasional,” jelas Direktur Utama SPMT, Drajat Sulistyo di Medan, Kamis (5/01).
Saat ini, kata Drajat, serangkaian langkah transformatif standarisasi proses bisnis yang bertujuan peningkatan kualitas layanan operasional multipurpose telah dilakukan SPMT, salah satunya dengan memperkuat digitalisasi sistem informasi pada layanan operasional perusahaan melalui Multipurpose Terminal Control Center (MTCC).
Untuk memperkuat langkah transformasi, SPMT juga terus mendorong peningkatan kompetensi SDM melalui Multipurpose Terminal Operation Training, Team Building, hingga memaksimalkan pemanfaatan digital learning melalui Program Pelindo Learning 4.0, di mana para pekerja SPMT dapat mengikuti berbagai modul pelatihan yang disediakan Holding PT Pelindo (Persero) secara digital.
“SPMT mengelola 22 Pelabuhan non petikemas di seluruh Indonesia, melalui upaya standarisasi pola operasional dan pelayanan akan mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa terutama terkait jaminan Kepastian Waktu Layanan (fixed time), Kepastian Biaya (fixed cost), dan Kepastian Keamanan (Safety),” pungkasnya.
(Bayu JagadSea/MN)
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…
Oleh: Mohamad Erwin Y Zubir (INSA JAYA) Pertanyaan ini tak lagi bersifat teoritis tapi lahir…
Salah satu permasalahan yang masih terjadi hingga saat ini ialah muatan balik yang masih belum…