TPK Koja Pelabuhan Tanjung Priok
Jakarta (Maritimnews) – Permasalahan belum mengarah pada solusi, adalah pernyataan Serikat Pekerja (SP) TPK Koja yang berulang kali berharap empati dan keseriusan dari Stakeholders khususnya Manajemen KSO TPK Koja dalam memastikan pemenuhan hak-hak pekerja dan peraturan perundang-undangan berlaku. Namun hal itu masih tidak jelas.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum SP TPK Koja, Farudi didampingi Sekjen Aryo Budi Prakoso kepada Maritimnews di Jakarta, Jumat (16/6), menanggapi progres konsolidasi terkait Jaspro, PKB bahkan GCG di KSO TPK Koja yang seperti asa tak berujung.
Menurut Farudi, pihak SP TPK Koja akan terus mengawal proses yang sedang berjalan di KOMNAS HAM, sekaligus menjadi semangat melakukan investigasi lebih lanjut secara mendalam atas hal yang patut diduga terindikasi pelanggaran atas hak asasi para Pekerja TPK Koja.
“SP TPK Koja sedari awal berkomitmen untuk berjuang sesuai dengan koridornya dan tetap menjaga kondusifitas serta dialog sosial bermakna,” kata Farudi yang juga Ketua Forum Peti Kemas Seluruh Indonesia.
Lebih jauh Farudi menyampaikan, pihak Serikat Pekerja menyadari bahwa perjuangan tidak mudah. Upaya-upaya Union Busting mungkin saja akan hadir, SP TPK Koja selalu siap dan solid karena suatu perjuangan tidak hanya untuk hari ini tetapi untuk kedepan.
“Harapan kami solusi terbaik bagi Pekerja dan Perusahaan, sikap SP TPK Koja akan terus bersinergi demi kelancaran kegiatan bongkar muat Petikemas serta memprioritaskan Pelanggan. Semoga pemilik perusahaan membuka mata hati serta bijaksana mengatasi permasalahan di TPK Koja,” pungkasnya.
(Bayu Jagadsea/MN)
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Palembang mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025,…
Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sejak dini, khususnya bagi para…
Jakarta (Maritimnews) - Meningkatnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan di Port of Tanjung Priok berdampak positif,…
Pontianak (Maritimnews) - Seiring menguatnya aktivitas perdagangan dan distribusi barang di Provinsi Kalimantan Barat, IPC…
Oleh: Mohamad Erwin Y Zubir (INSA JAYA) Pertanyaan ini tak lagi bersifat teoritis tapi lahir…
Salah satu permasalahan yang masih terjadi hingga saat ini ialah muatan balik yang masih belum…