
MN, Bandar Lampung – Optimalisasi konektivitas jalan tol dianggap penting dan jadi harapan para pelaku usaha logistik, khususnya terkait upaya menekan cost logistic yang masih dianggap tinggi oleh sektor industri maupun cargo owners di sebagian besar wilayah hinterland di Indonesia.
Menurut Ketua Umum DPP ALFI/ILFA, Yukki Nugrahawan Hanafi, keberadaan ruas jalan tol seharusnya juga berfungsi sebagai pendukung utama melancarkan arus barang khususnya dari/ke kawasan industri dan pariwisata termasuk pelabuhan laut, serta tarifnya pun tidak tergolong mahal bagi angkutan logistik.
“Contoh di pelabuhan Panjang, akses jalan tol Trans Sumatera belum langsung ke area pelabuhan atau paling tidak disediakan saja gate in/out di dekat pelabuhan tersebut,” tutur Yukki kepada Maritimnews usai menghadiri Konferensi Logistik Nasional dan Muswil ke-VI DPW ALFI/ILFA Provinsi Lampung, Kamis (6/2).
Kedepan, lanjut Yukki, Pemerintah Pusat harus lebih mengoptimalkan akses jalan tol sebagai penunjang sektor industri maupun pariwisata. Oleh sebab itu sangat dibutuhkan penanganan serius perihal realisasi konektivitas dengan kawasan industri, guna meningkatkan daya saing investasi.
“Kami semua berharap agar Pemerintah Pusat merealisasikan efektivitas pengiriman logistik melalui jalan tol untuk kemudahan berusaha, sehingga akan berdampak pada biaya logistik yang tidak tinggi dan berujung positif bagi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.
(Bayu/MN)






