
MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 20 Juni 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 2 Juli 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka bagian Utara, Perairan Barat Aceh, Perairan Selatan Buru, Seram Bagian Timur, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara, Laut Flores bagian Barat, Pulau Bau – bau sampai dengan Kepulauan Wakatobi, Perairan Manui sampai dengan Kendari, Perairan Barat Daya Halmahera sampai dengan Laut Maluku bagian Selatan, Perairan Timur dan Selatan Sula, Laut Sawu, serta Perairan Merauke.
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Perairan Utara Aceh, Perairan Barat Nias hingga Mentawai, Perairan bengkulu hingga Enggano, Perairan Barat Lampung hingga Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Sumba, Samudera Hindia Barat Aceh, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Kupang, Laut Arafuru, Perairan Sermata hingga Babar, Perairan Timur Tanimbar,Laut Banda, Perairan Selatan Kai hingga Aru, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Perairan Selatan Nusa Tenggara Barat, serta Selat Sumba. (APS)






