
MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal 8 Juli 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada 9 Juli 2016 pukul 19.00.
Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka bagian Utara, Perairan Bengkulu, Selat Sunda bagian Selatan, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, Laut Sawu, Perairan Pulau Sawu – Pulau Rote, Perairan Selatan Kupang, Laut Timor, Laut Flores, Perairan Timur Sulawesi Tenggara, Perairan Timur Kepulauan Wakatobi, Laut Banda, Perairan Selatan Pulau Buru – Pulau Seram, Perairan Kepulauan Sermata – Letti, Perairan Kepulauan Barbar – Tanimbar, Perairan Selatan Kepulauan Kai – Kepulauan Aru, Perairan Selatan Yos Sudarso, Laut Arafuru, Perairan Utara Sorong, Perairan Timur Filipina bagian Selatan.
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut China Selatan, Laut Andaman, Perairan Barat Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeuleu – Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano – Barat Lampung, Perairan Selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Selatan NTT, Perairan Timur Filipina bagian Utara. (APS)






