
MNOL – Tanjung Pinang, Western Fleet Quick Respons (WFQR) Lantamal IV Tanjung Pinang menerima laporan dari petugas The Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) bahwa Kapal Tanker Vier Harmoni yang memuat 900 kilo liter bahan bakar solar dilaporkan hilang diperairan Pelabuhan Kuantan, Rabu (17/08).
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim WFQR segera menelusuri keberadaan kapal berbendera Indonesia milik PT. Vierlines tersebut. Hasil penelusuran sementara, kapal tersebut tidak di bajak, namun dilarikan oleh kru atau anak buah kapalnya kembali menuju Batam , dan sampai saat ini unit WFQR terus mencari keberadaan kapal tersebut.
Kesimpulan terakhir tim WFQR bahwa kapal tersebut tidak dibajak setelah dipastikan tidak terdapat indikasi tindakan kekerasan, serta adanya koordinasi yang erat antara WFQR dengan MMEA yang menyatakan Kapten kapal sempat dua kali menghubungi agennya, bahwa kapal akan dibawa kembali ke Batam dikarenakan adanya masalah dengan manajemen internal perusahaan yang menaungi pengoperasian kapal tersebut. Panggilan terakhir Kapten Kapal yang berhasil tercatat yaitu sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Kapten Kapal kembali mehubungi agennya ketika kaal akan tiba di Batam, namun tidak memberitahukan posisi atau keberadaan MT Vier Harmoni secara rinci.
Hingga kini WFQR dan MMEA terus melakukan koordinasi dan pencararian untuk memastikan keberadaan dan status kapal MT Vier Harmoni.






