INAMARINE 2017 Dorong Peningkatan Bisnis Industri Maritim di tengah Kelesuan
Forum ini menjadi wadah bagi mereka untuk mencari solusi dan bertukar informasi serta meningkatkan bisnisnya melalui berbagai skema kerjasama di antara para pesertanya.
Forum ini menjadi wadah bagi mereka untuk mencari solusi dan bertukar informasi serta meningkatkan bisnisnya melalui berbagai skema kerjasama di antara para pesertanya.
Ada 161 pelabuhan di Indonesia yang memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam rangka mewujudkan visi Tol Laut pemerintah.
Sebagai negara maritim, selain memiliki luas lautan yang terbesar di dunia, dan dikelilingi ribuan pulau besar dan kecil, kekayaan laut Indonesia juga sangat besar. Karena itu, sektor perikanan dan kelautan diyakini bisa menghantar Indonesia menjadi negara yang kaya raya.
Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu menyatakan dana haji akan dimanfaatkan untuk membangun proyek infrastruktur, termasuk pelabuhan yang terdiri dari 5 pelabuhan utama dan 24 pelabuhan pendukung di seluruh Indonesia.
Menko Maritim Luhut B Pandjaitan mengajak seluruh elemen bangsa khususnya stakeholder maritim untuk bersatu padu membangun kemaritiman Indonesia.
Berawal dari pasca pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh pemerintah Belanda pada Konferensi Meja Bundar pada tahun 1949, Pusat Hidrografi (Pushidros) TNI AL (dulu Dishidros TNI AL) lahir sebagai lembaga hidrografi negara di bawah TNI AL Kementerian Pertahanan RIS.
Pembentukan Kementerian Koordinator Kemaritiman mengedepankan konsep “Poros Maritim Dunia” dan “Tol Laut”. Selain itu Presiden Joko Widodo juga sudah menandatangani Perpres No.16/2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia.
Pemerintah Indonesia memiliki program prioritasnya yaitu Nawacita, yang di dalamnya tertuang Tol Laut dalam visi mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Akan tetapi program ini bisa terancam gagal jika SDM maritim utamanya (pelaut) tidak diperhatikan.
Menjelang persiapan mudik Lebaran tahun ini, Kementerian Perhubungan khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut talah melaksanakan uji laik laut terhadap 1.342 unit kapal di seluruh Indonesia.
Presiden Joko Widodo menghadiri KTT Belt and Road Forum (BRF) di Beijing, China, pada 14-15 Mei 2017, untuk meningkatkan nilai investasi pembangunan infrastruktur dalam laju visi Poros Maritim Dunia (PMD).