Categories: EkonomiKKPNelayan

Bangun Kesejahteraan Nelayan Melalui IUMKM AKUMANDIRI

Akumandiri

Maritimnews, Jakarta – Upaya untuk mempercepat kesejahteraan rakyat Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya ialah dengan pembangunan koperasi atau assosiasi usaha mikro dan kecil menengah sebagaimana diisyaratkan dalam UUD 1945. Hal itulah yang dilakukan oleh Hermawati Setyorinny. Melalui assosiasi yang dibangunnya, wanita yang telah lama berkecimpung pada bidang koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) itu bertekad akan mensejahterakan kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir seluruh Indonesia.

AKUMANDIRI yang merupakan assosiasi Industri Usaha Mikro dan Kecil Menengah (IUMKM) itu akan menitik beratkan salah satunya pada kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan. Melalui beberapa program yang dicanangkan, assosiasi ini akan menjadi penyambung antara masyarakat dan pemerintah.

“Banyak program pemerintah untuk membantu kegiatan usaha mikro dan kecil menengah, namun banyak yang tidak tahu atau sulit merealisasikannya. Maka itu assosiasi AKUMANDIRI ini hadir untuk mewadahi mereka yang memiliki usaha mikro kecil menengah agar dapat merasakan bantuan tersebut,” terang Rinny biasa akrab disapa.

Lebih lanjut, Rinny menjelaskan tidak hanya soal realisasi bantuan saja, tetapi assosiasi ini turut membina anggotanya agar meningkat kesejahteraannya. Secara umum assosiasi ini memang diperuntukan untuk segala jenis usaha mikro kecil menengah, termasuk kehidupan masyarakat pesisir yang memiliki banyak jenis usaha turunannya.

“Kita akan memberdayakan masyarakat pesisir misalnya termasuk para wanita-wanitanya (istri nelayan-red). Perlu ada penghasilan tambahan yang bisa di-stimulasi agar ada nilai tambah terhadap produksi,” tambahnya.

Hasil tambahan itu dapat berupa pengolahan bahan mentah (ikan-red) menjadi hasil olahan-olahan yang memiliki nilai tambah dan nilai ekonomi yang tinggi.

Selanjutnya terkait kesejahteraan nelayan, assosiasi ini juga wajib bersinergi dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengenai program bantuan-bantuan kepada nelayan. “KKP ada program bantuan kapal kepada nelayan, itu harus kita kawal dan kelola dengan baik agar bantuan itu tepat sasaran,” tandasnya.

Sejalan dengan visi presiden poros maritim dunia, kehidupan nelayan tentunya menjadi sorotan bagi kebijakan pemerintah. Atas dasar itu, AKUMANDIRI tengah menyiapkan program yang berkaitan dengan pembangunan masyarakat pesisir di beberapa provinsi.

Assosiasi yang memiliki motto “Tumbuh bersama Meng-Indonesiakan Indonesia” ini juga memegang prinsip untuk melihat kearifan lokal di setiap wilayah NKRI. Sehingga upaya ini benar-benar mengakar di tengah masyarakat. “Kita semua berupaya membangun kearifan lokal Indonesia, dan itu dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sejatinya koperasi atau assosiasi serupa merupakan wadah yang digagas oleh para founding fathers untuk mengimplementasikan perekonomian yang disusun dengan prinsip kekeluargaan, gotong royong, dan kesejahteraan bersama. Oleh karena itu assosiasi ini menjadi organisasi profesi dan gerakan sosial ekonomi yang bersifat independen, tidak terikat, dan atau berafiliasi kepada Partai Politik mana pun.

“Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kami bertekad menjadi inspirasi dan garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia termasuk kesejahteraan nelayan,” pungkasnya

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Forum Kehumasan Pelindo 2026 Dihadiri Achmad Muchtasyar di Makassar

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah tantangan…

13 hours ago

Koperasi KS TKBM Pelabuhan Priok Gelar RAT 2026 Tema Akselerasi Digitalisasi

Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…

1 day ago

Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya Jelang Idul Adha 1447 H

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

2 days ago

IPC TPK Panjang Moncer, Tingkatkan Efisiensi Ekspor

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang semakin moncer setelah kehadiran Quay…

2 days ago

IPC TPK Tercatat Tumbuh Di Awal Triwulan II 2026

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) akan terus fokus menjaga stabilitas operasional dan…

2 days ago

Kewajiban Perusahaan Pelayaran dalam Pelaporan ESG 2025

Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…

6 days ago