Categories: TerbaruTokoh

Sandiaga Uno: Jakarta Lebih Sentral dari Singapura dan Hongkong

Balon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memaparkan pandangan maritimnya.

MNOL, Jakarta – Bakal Calon (Balon) Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan Jakarta sebagai kota strategis yang memiliki aspek sejarah dan ekologi untuk membangun visi presiden poros maritim dunia. Kemudian dia juga mengatakan bahwa posisi itu sejatinya lebih strategis dari Singapura dan Hongkong, yang saat ini boleh dibilang lebih cocok disebut poros maritim-nya Asia bahkan dunia.

“Jakarta punya asset yaitu terletak pada geografis yang cukup strategis. Sehingga hal itu tidak ada halangan untuk menjadi pusat maritim di kawasan regional,” kata Sandi kepada para wartawan usai acara bertajuk ‘Forum Perjuangan Pilgub DKI Jakarta untuk Pasangan Gubernur Muslim Jujur, Cerdas, Santun dan Beradab’ yang digelar oleh KAHMI di Jakarta, beberapa hari lalu.

Pria yang berlatar belakang sebagai professional dan pengusaha itu kemudian menuturkan dalam rangka mewujudkan visi pemerintah pusat tersebut di mana daerah sebagai turunannya juga harus mengacu ke situ, maka diperlukan kebijakan-kebijakan integratif yang dapat merangkul semua kalangan.

“Kita tentu butuh kebijakan integratif yang mengedepankan aspek lingkungan, aspek ekonomi dan juga aspek sosialnya. Karena kalau kita bicara maritim itu bicara perbaikan logistic, bicara ekologi ke depan dan bicara bagaimana perbaikan nelayan,” ungkapnya.

Sambung lulusan terbaik dari George Washington University ini menegaskan bila pengawalan visi itu baik di Jakarta, maka sejarah Jakarta yang dahulu bernama Sunda Kelapa dan berganti menjadi Jayakarta, selanjutnya Batavia itu merupakan pusat maritim kawasan regional (Nusantara-red) kembali terulang.

“Zaman Batavia dahulu, Jakarta lebih sentral dan strategis dibanding kota-kota lain di kawasan seperti Singapura dan Hongkong,” tandasnya.

Reklamasi Teluk Jakarta

Terkait fenomena reklamasi Teluk Jakarta yang saat ini akan dilakukan oleh Pemprov Jakarta, pria kelahiran Pekanbaru 47 tahun silam tersebut berpandangan bahwa setiap pembangunan itu harus bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat bukan hanya bermanfaat untuk segelintir orang saja.

“Waktu itu teman-teman aktivis lingkungan sudah mendatangi saya, berdasarkan hasil kajiannya reklamasi ini lebih banyak dampaknya terhadap lingkungan dan daya dukung alam,” ulasnya.

Namun, melihat peliknya persoalan itu, pria yang pernah mengalami PHK sewaktu bekerja di Perusahaan Swasta pada tahun 1997 itu sepakat dengan usulan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk menyerahkan masalah ini pada Pemerintah Pusat.

“Usul Bu Susi agar masalah ini diselesaikan bukan lagi di ranah Pemerintah Daerah melainkan Pemerintah Pusat. Hal itu agar jalan terbaik untuk menyelamatkan ekosistem Jakarta yang juga berdampak pada daerah sekitarnya semakin terbuka,” bebernya.

Pencalonannya sebagai Balon Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub 2017 mendatang, diprediksi akan menjadi pendatang baru yang potensial dan mampu menandingi calon incumbent Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) serta tokoh-tokoh senior lainnya seperti Sjafri Sjamsoedin, Yusril Ihza Mahendra dan Adhyaksa Dault. (TAN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

18 hours ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

3 days ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

4 days ago

IPC TPK Catat 850 Ribu TEUs di Triwulan I 2026

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…

4 days ago

Masa Lebaran 2026, Arus Penumpang Pelindo Meningkat 14,14%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…

6 days ago

Pelabuhan Kita Masih Berdiri di Atas Fondasi yang Rapuh

Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…

7 days ago