MNOL – Jakarta, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti meminta kepada nelayan untuk merubah Kelompok Usaha Bersama. Dengan perubahan tersebut, ia pun berjanji akan menyalurkan bantuan berupa kapal dan alat penangkap ikan. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan efektif, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kita tidak bisa memberikan kapal kepada KUB (Kelompok Usaha Bersama) lagi. Jadi KUB bapak harus dirubah menjadi koperasi, karena koperasi berbadan hukum ada pertangungjawabannya”, ujar Susi, Senin (6/6). Susi menambahkan, pihaknya melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan membantu perubahan struktur KUB nelayan menjadi koperasi dengan meratifikasi dan membantu pengurusan surat-surat yang diperlukan.
“Selesai pertemuan ini langsung buat koperasi, supaya kita bisa memberikan bantuan,” kata Susi. Susi juga mengatakan bahwa menjaga laut sudah menjadi komitmen pemerintah, nelayan hanya tinggal mencari ikan. Untuk itu, Ia mengharapkan cara-cara penangkapan ikan yang tidak benar, baik dengan trawl (pukat harimau), potas (pottasium) dan dinamit/bom ikan dihentikan.
Susi juga meminta agar hasil tangkapan nelayan harus dijual dengan benar. Salah satunya dengan membentuk KUD (Koperasi Unit Desa). “Buat saja KUD, semua ikan yang ditangkap kemudian dilelang disitu. Supaya harganya tidak dimainkan tengkulak,” papar Susi. (AN)
Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…
Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…
Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…
Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) Panjang mulai mengoperasikan secara resmi…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…