Categories: HankamTerbaruTNI AL

KRI Cut Nyak Dien-375 dan KRI Silas Papare-386 Miliki Komandan Baru

Sertijab Komandan KRI Cut Nyak Dien-375 dan KRI Silas Papare-386

MNOL, Jakarta – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Cut Nyak Dien-375 memiliki komandan baru, setelah sebelumnya dipimpin oleh Letkol Laut (P) Lukas Idaman Karunia Meliala.

Sekarang KRI dengan kecepatan 24,7 knot itu dipimpin oleh Mayor Laut (P) Pantun Ujung. Begitu juga dengan Komandan KRI Silas Papare-386, dari Letkol Laut (P) Agus Lukman diserahkan kepada Mayor Laut (P) Rasyid Al Hafizh.

Serah terima tersebut dipimpin oleh Komandan Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Barat (Dansatkorarmabar) Kolonel Laut (P) Rachmad Jayadi di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (27/6).

Dalam sambutannya, Rachmad menyebutkan, serah terima jabatan mengandung makna penting ditinjau dari upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan kualitas kinerja organisasi.

“Karena serah terima jabatan akan terjadi regenerasi kepemimpinan yang diharapkan dapat membawa ide-ide baru serta mampu menciptakan langkah-langkah kreatif dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

Di sisi lain serah terima jabatan juga merupakan wujud kepercayaan dan kehormatan dari pemimpin TNI Angkatan Laut kepada Perwira terpilih. Sebagai langkah kaderisasi kepemimpinan melalui penempatan dan penugasan pada jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Laut.

KRI Cut Nyak Dien adalah sebuah korvet kelas Parchim yang dibuat untuk Volksmarine/AL Jerman Timur pada akhir 1970-an.

Kapal ini didesain untuk perang anti kapal selam di perairan dangkal/pantai. Dilengkapi dengan sonar dan radar jenis MR-302/Strut Curve, Radar kontrol tembakan MR-123 Vympel/Muff Cob.

Sedangkan untuk persenjataan elektronik Sonar, KRI Cut Nyak Dien-375 dilengkapi MG-322T, Decoy PK-16 decol RL. Begitu juga dengan KRI Silas Papare-386, juga memiliki senjata yang sama guna mengamankan perairan Indonesia bagian barat. (RM/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

7 hours ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

7 hours ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

12 hours ago

Kawasan Industri dan Hilirisasi, Harapan Pelabuhan di Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - Peran pelabuhan laut sebagai pintu gerbang perdagangan dan perekonomian, membutuhkan keberadaan…

16 hours ago

IPC TPK Dorong Sportivitas Bersama Badminton Competition 2026

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) untuk tidak hanya unggul dalam…

1 week ago

Pasca QCC Baru, Tingkatkan Produktivitas Layanan IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - Kehadiran Quay Container Crane (QCC) tipe Post Panamax di IPC TPK…

1 week ago