Kunjungan Kerja ke Jembrana, Menteri Susi Berdialog Hangat dengan para Nelayan

 

Menteri Susi saat kunjungan ke Jembrana, Bali beberapa waktu lalu.

MNOL, Bali – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti mengajak nelayan Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali berdialog di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan (4/6). Dialog dengan nelayan ini digelar dalam rangka kunjungan kerja menteri yang bertepatan dengan musim melaut.

Dalam kunjungan kerjanya, Susi bersama rombongan tiba di PPN Pengambengan didampingi Plt. Dirjen Perikanan Tangkap M. Zulficar Mochtar, Direktur Kenelayanan Syafril Fauzi, Direktur Pelabuhan Agus Suherman, serta Direktur Kapal dan Alat Penangkapan Ikan Minhadi Noer Sjamsu dari Ditjen Perikanan Tangkap.

Susi mengungkapkan kegembirannya saat berdialog dengan nelayan. Ia mengaku senang dengan antusiasme penyambutan nelayan dan hasil tangkapan nelayan yang meningkat. Hal serupa juga diutarakan para nelayan dalam dialog terbuka itu.

“Saya senang saat mendengar laporan Bapak-bapak, bersyukur nelayan disini sekarang hasil tangkapannya semakin banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Dirjen Perikanan Tangkap yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, M. Zulficar Mochtar menuturkan jumlah tangkapan ikan nelayan Jembrana melimpah. Dari data bulan April PPN Pengambengan, tercatat 1.399 ton ikan hasil tangkapan para nelayan dengan total nilai Rp. 6,5 miliar.

“Angka ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1.309 ton,” katanya di sela-sela dialog dengan nelayan.

Produksi perikanan tangkap di PPN Pengambengan pada bulan April 2016 didominasi oleh ikan Lemuru. Data yang tercatat menyebutkan sebanyak 1.370 ton dengan total nilai Rp. 6,2 miliar. Perlu diketahui, jumlah kapal yang beroperasi di PPN Pengambengan saat ini sebanyak 146 unit. Terdiri dari 40 unit kapal berukuran 5-10 GT, 32 unit kapal 10-20 GT dan 74 unit kapal berukuran 20-30 GT.

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, Susi juga berkesempatan meninjau groin break water dan memantau perahu-perahu nelayan tradisional yang bersandar di sekitar dermaga.

Selain itu Menteri Susi juga menyerahkan program bantuan KKP kepada nelayan. Secara simbolis, dia memberikan 15 unit GPS sebagai sarana penangkapan ikan dengan total nilai Rp. 46,9 juta dan kartu nelayan sebanyak 436 buah. (Tan)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Jelang Idul Adha 2026, Livestock SPMT Tumbuh sebesar 6,7%

Medan (Maritimnews) - Optimalisasi layanan di seluruh pelabuhan, Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) Group berkomitmen…

7 hours ago

Tingkatkan Daya Saing, IPC TPK Panjang Punya QCC Post Panamax

Bandar Lampung (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus penguatan infrastruktur bongkar muat, IPC…

3 days ago

Pengembangan Pelabuhan Korido Dapat Dukungan Penuh Pemprov Papua

Korido (Maritimnews) - Dalam rangka memperkuat konektivitas wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) dan…

4 days ago

Forum Kehumasan Pelindo 2026 Dihadiri Achmad Muchtasyar di Makassar

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat kapasitas komunikasi korporasi di tengah tantangan…

5 days ago

Koperasi KS TKBM Pelabuhan Priok Gelar RAT 2026 Tema Akselerasi Digitalisasi

Jakarta (Maritimnews) - Akselerasi digitalisasi untuk mewujudkan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Koperasi Karya Sejahtera…

6 days ago

Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya Jelang Idul Adha 1447 H

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)…

7 days ago