MTI Banten Tingkatkan Kerja Sama dengan Krakatau Posco

 

Manager Operasional PT MTI cabang Banten Lidyawati

MNOL, Banten – Produktifitas MTI cabang Banten menunjukkan grafik peningkatan, upaya meraih pasar di provinsi Banten dan sekitarnya terus dilakukan. Khususnya geliat dari divisi operasional. Sebut saja kegiatan MTI cabang Banten yang melayani PT Krakatau Posco, anak perusahaan Krakatau Steel bersama Korea.

“Dari Krakatau Posco, kami dapat kegiatan customs clearance komoditi terak besi  sebanyak 250 ton, bulan Juli tahun ini akan dikirim ke Dubai dan Taiwan,” kata Manager Operasional PT MTI cabang Banten Lidyawati kepada Maritimnews, Jumat (17/6).

Terkait komoditi terak besi milik Posco, MTI cabang Banten telah mendapat jasa ekspor Granulated Blast Furnace Slag (GBFS) category limbah B3 sebanyak 1,5 juta ton namun pengerjaannya bertahap. “Terak besi dikirim dari pelabuhan Cigading,” papar Lidya.

Selain dengan Krakatau Posco, kegiatan MTI cabang Banten adalah melayani Krakatau Engineering, anak perusahaan Krakatau Steel, mengurus container LCL impor dari Shanghai China milik perusahaan swasta penyaringan mesin, jasa kapal curah milik KHI Industri Five yakni pengiriman pipa domestik antar pulau, dan kegiatan jasa trucking.

“Saya harus optimis, melihat prospek di wilayah Banten yang merupakan kawasan industri,” tutur Lidya mewakili GM PT MTI cabang Banten Mad Chairudin yang sedang Dinas Luar.

Menurut Lidyawati, ke depan keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan yang menguasai bidang Total Logistik menjadi sangat penting. Tahun 2016, MTI cabang Banten akan merekrut 5 (lima) tenaga marketing guna merangkul pasar industri di wilayah Banten dan sekitarnya. “Bahkan dapat mencari pasar ke seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Harapan perusahaan ke depan, kegiatan total Logistik bakal diraih oleh MTI cabang Banten. Mengiringi reformasi SDM juga sepatutnya diikuti dengan penyesuaian system informasi (IT). “System kami perlu disesuaikan dengan sistem milik costumer seperti system shipment tracking,” jelasnya.

Lidya menambahkan, bahwa dengan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan MTI cabang Banten selama lima bulan terakhir, maka target pendapatan yang dibebani kepada perusahaan di tahun 2016 sebesar Rp 13 milyar itu bakal tercapai. (Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Mengaplikasikan Visi Besar Prabowo Subianto Pada Ketahanan Pangan

Ditulis oleh: Arief Poyuono SE,MKom (Komisaris Pelindo) Pelabuhan dan terminal yang tersebar di seluruh dunia…

23 hours ago

IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional, Throughput Tembus 2,8 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – Penutupan Triwulan III tahun 2026, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan…

1 day ago

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

3 days ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

4 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

7 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

7 days ago