Prajurit Koarmabar mengikuti gelar pasukan pengamanan (Pam) VVIP WIEF ke-12 di lapangan silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Kamis (28/7).
MNOL – Jakarta, Dalam rangka mendukung gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Islamic Economic Forum (WIEF) yang ke-12, prajurit Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) mengikuti gelar pasukan pengamanan (Pam) VVIP WIEF yang dipimpin Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana selaku Pangkoopspam, Kamis (28/7). Gelar pasukan tersebut dilaksanakan di lapangan silang Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.
Gelar pasukan yang dilaksanakan tersebut di hadiri Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., dan Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar Laksamana Pertama TNI T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pam Laut.
Dalam gelar pasukan tersebut Koarmabar yang tergabung dalam Satgas Pam Laut mengirimkan 3 Satuan Setingkat Peleton (SST) yakni 1 SST Koarmabar terdiri dari prajurit Mako, Satuan Pasukan Katak dan prajurit KRI, 1 SST Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III Jakarta serta 1 SST Polisi Militer (POM) Koarmabar. Dalam pelaksanaan pengamanan di laut Koarmabar akan mengerahkan 3 kapal perang yakni 1 KRI jenis Landing Ship Dock (LPD) dan 2 KRI jenis Perusak Kawal Rudal (PKR).
Kegiatan WIEF ke-12 akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 2 sampai dengan 4 Agustus 2016. Adapun peserta yang akan menghadiri kegiatan tersebut berjumlah 2.500 delegasi dan 60 tokoh penting dari 100 negara. (APS)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…