Waspada Gelombang Tinggi !!!

Logo BMKG

MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi  (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal  28 Juli 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada  29 Juli 2016 pukul 19.00.

Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m..

 

Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup :

  • Laut Andaman;
  • Selat Malaka bagian Utara;
  • Perairan Utara dan Barat Aceh;
  • Perairan Barat Kepulauan Simeuleu – Mentawai;
  • Perairan Bengkulu – Kepulauan Enggano – Barat Lampung;
  • Selat Sunda bagian Selatan;
  • Samudera Hindia Barat Aceh – Bengkulu;
  • Laut Sawu – Selat Sumba;
  • Perairan Kupang – Pulau Rote;
  • Laut Cina Selatan;
  • Selat Karimata bagian Selatan;
  • Laut Jawa;
  • Perairan Selatan Kalimantan;
  • Selat Makassar bagian Selatan;
  • Laut Sumbawa – Laut Flores;
  • Perairan Kepulauan Wakatobi;
  • Perairan Manui – Kendari;
  • Perairan Selatan Kepulauan Banggai – Sula;
  • Laut Buru – Laut Seram bagian Timur;
  • Laut Maluku;
  • Perairan Utara Halmahera – Laut Halmahera;
  • Perairan Fak – fak – Kaimana;
  • Periaran Utara Kepulauan Kai – Aru;
  • Perairan Yos Sudarso – Merauke.

Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup :

  • Perairan Selatan Jawa – Pulau Sumba;
  • Selat Bali bagian Selatan;
  • Selat Lombok bagian Selatan;
  • Selat Alas bagian Selatan;
  • Samudera Hindia Barat Lampung – Selatan NTT;
  • Laut Banda;
  • Perairan Selatan Kepulauan Kai – Aru;
  • Perairan Kepulauan Sermata Tanimbar;
  • Laut Arafuru.
A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

2 days ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

3 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

6 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

6 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

6 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

7 days ago