Atas Dasar Nasionalisme, Dukungan ke Bu Susi terus Mengalir

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti (tengah) lebih banyak mendapat dukungan publik karena nasionalisme

MNOL, Jakarta – Perdebatan antara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan Menko Maritim Luhut B Panjaitan soal investasi asing di sektor perikanan tangkap kian meluas. Pro dan kontra di beberapa kalangan pun tak bisa dihindari. Namun atas dasar nasionalisme, Menteri Susi lebih mendapat dukungan ketimbang Menko Luhut.

Direktur Eksekutif Energy Watch Ferdinand Hutahaean dalam tulisannya mengungkapkan ancaman mundur Menteri Susi bila investasi asing untuk perikanan tangkap dibuka merupakan perang nasionalisme dalam Kabinet Jokowi-JK. Menurutnya, pernyataan Menteri Susi untuk mundur tersebut menunjukkan kekesalan luar biasa dari dari seorang menteri yang selama ini mencoba menasionalisasi lautan kita.

“Susi terkenal berani meski dengan segala perdebatan di tengah publik tentang prestasi Susi. Tetapi apapun itu, Susi sudah menunjukkan nasionalisme tinggi dan keberpihakan pada bangsa yang patut diacungi jempol,” ungkap Ferdinand.

Pergantian Menko Kemaritiman dari Rizal Ramli ke Luhut  Panjaitan menjadi polemik yang luar biasa di mata publik. Pasalnya, Purnawirawan TNI AD itu mengusulkan untuk membuka industri penangkapan ikan kepada pihak asing. Entah apapun alasannya, hal tersebut sangat tidak menunjukkan keberpihakan pada bangsa atau minus nasionalisme.

“Upaya merevisi Perpres 44 Tahun 2016 yang diusulkan oleh Luhut menjadi kontroversi di tengah sidang kabinet dan menjadi peperangan nasionalisme antar menteri. Sepertinya Menko Maritim merasa lebih mampu mendatangkan devisa dengan membuka industri penangkapan ikan ke pihak asing,” tandasnya.

Lanjut Ferdinand, hal itu sama saja bermimpi di tengah siang hari bolong atau suatu kebijakan yang penuh dengan halusinasi. Sama halnya dengan tax amnesty yang alasannya untuk mendongkrak perekonomian Indonesia.

“Publik harus mendukung langkah Susi yang mengeluarkan kebijakan bahwa industri penangkapan ikan hanya untuk bangsa dan bukan untuk asing, sehingga kekayaan laut kita benar-benar dinikmati oleh bangsa Indonesia dan bukan oleh asing,” tegasnya.

“Selamat berjuang Bu Susi, jangan pernah takut melakukan yang benar dan jadilah melati pelindung bangsa,” tambahnya.

Senada dengan Ferdinand, Sekjen Assosiasi Pemuda Maritim Indonesia (APMI) Ahlan Zulfakhri menyatakan dukungannya kepada langkah Menteri Susi dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan Indonesia, salah satunya dengan menutup investasi asing di sektor perikanan tangkap.

“Sudah saatnya kekayaan laut kita dikelola oleh kita sendiri tinggal sekarang Bu Susi memikirkan infrastruktur yang akan digunakan oleh nelayan kita dalam memanfaatkan kekayaan itu,” ulas Ahlan.

Lebih lanjut, lulusan Perkapalan Undip ini menghimbau agar Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) konsisten dalam pembangunan kapal ikan untuk nelayan. Karena menurutnya, kapal ikan merupakan variable terpenting dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan.

“Bagaimana nelayan mau melaut dan mendapat hasil yang banyak kalau mereka tidak punya kapal. Atau kapal yang ada tidak memenuhi kelaikan laut sehingga dapat mengancam jiwa mereka saat melaut,” pungkasnya. (Tan)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Sosialisasikan Penataan Peta Peran Korporasi

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyosialisasikan penataan peta peran korporasi kepada…

2 days ago

PMT Port Visit melalui Onboarding Budaya Perusahaan

Belawan (Maritimnews) - PT Pelindo Multi Terminal atau PMT memberikan pengalaman awal dunia kerja kepada…

3 days ago

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) berhasil menangani kebakaran yang terjadi pada…

4 days ago

Breakfast With Leader Pelindo 4 Hadapi Perubahan Pelabuhan dan Streamlining

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komunikasi internal dan keterlibatan pegawai…

4 days ago

IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jakarta (Maritimnnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima dua penghargaan dalam ajang TOP GRC…

5 days ago

Kinerja Positif IPC TPK Hingga Agustus 2026, Tumbuh 8,37 Persen

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mencatatkan tren kinerja operasional yang positif…

5 days ago